DIBUTUHKAN:
Kami perusahaan yang bergerak dibidang penerbitan
media koran dan media online, membutuhkan
Biro untuk perwakilan di kabupaten / kota di seluruh
indonesia. Jika anda berminat hubungi:
MAIRIZAL: 081364368669 (whastapp)
SUCI MARTIA: 082170567303




dutametro.com (BUKITTINGGI) -- Alek Nagari Pacu Kuda  yang berlangsung di Gelanggang Pacuan Kuda Bukit Ambacang Bukittinggi, Minggu (29/12),  berlangsung  dengan sukses dan meriah. Ribuan penonton turut memadatai gelanggang pacuan kuda  untuk menyaksikan iven tahunan tersebut.

Ketua  pelaksana Pacu Kuda  Aldiasnur  mengatakan,   iven  Pacu  Kuda Bukittingi terbuka 2019, merupakan salah satu rangkaian kegiatan yang dilaksanakan dalam rangka memeriahkan Hari Jadi Kota (HJK) Bukittinggi ke-235.

Pacu kuda di Bukit Ambacang ini sudah menjadi kegiatan rutin yang diselenggarakan oleh Pordasi Kota Bukittinggi dan Pordasi Agam.  Even ini juga  telah masuk dalam kalender event pariwisata sebagai salah satu budaya dan sport tourism di Kota Bukittinggi.
“Alek Nagari Pacu Kuda Bukittinggi Terbuka dan Tradisional kali ini  terbuka untuk umum. Kegiatannya dilaksanakan satu hari penuh  yang diikuti oleh 59 ekor kuda,  yang dibagi dalam 15 race sesuai  dengan kelasnya,” kata Aldianur.

Sementara itu Walikota Bukittinggi Ramlan Nurmatias, yang juga selaku  Ketua Pordasi Sumbar, menyampaikan apresiasi kepada Pordasi Bukittinggi-Agam dan  dinas terkait, yang dinilai konsisten melaksanakan alek nagari pacu kuda di Bukittinggi. Ia juga mengakui, bahwa sejak beberapa tahun terakhir, minat masyarakat dan peternak kuda di Bukittinggi terus meningkat.

“Ini adalah sebuah prestasi luar biasa. Event pacu kuda ini menjadi  even pariwisata yang menonjol di Bukittinggi. Setiap tahun kita adakan pacuan kuda  dua sampai tiga kali dalam satu tahun. Alhamdulillah minat masyarakat cukup tinggi untuk menyaksikannya. Dengan adanya even ini tentu  peternak kuda juga  semakin semangat, karena cukup banyak kuda potensial yang dapat berlaga hingga kejuaraan nasional,” ujar Ramlan.

Ia juga akan terus mengupayakan peningkatan kelengkapan sarana prasarana dari dari Galanggang Bukik Ambacang ini."Galanggang ini menjadi salah satu galanggang tertua di Indonesia. Untuk kita akan upayakan bersama pemkab Agam bagaimanana lebih meningkatkan kualitas Gelanggang ini, sehingga bisa dijadikan gelanggang untuk event nasional," ucapnya.

Ia menambahkan, Pordasi Sumbar telah menetapkan jadwal pacuan kuda untuk  2020. Pada Februari  2020 akan dilaksanakan pacuan di Payakumbuh. Selanjutnya  pada  Maret  akan dilaksanakan di Bukittinggi,  dan bulan April akan dilaksanakan di Kota Padang.

"Kita berharap dengan adanya  even pacuan kuda  akan  membawa kesejahteraan bagi peternak kuda di Sumbar. Kuda dari Sumbar ini sangat  menentukan dalam iven di tingkat nasional. Untuk itu kita  selalu berupaya untuk mengembangkannya,” tukasnya. (dm)

0 komentar:

Post a Comment

 
Top
Selamat datang di Website www.Dutametro.com, Terima kasih telah berkunjung.. tertanda, Pemred: Mairizal,SH