Ticker

6/recent/ticker-posts

Nasib Indra Sjafri Belum Jelas


dutametro.com, (JAKARTA) -- Masa depan Indra Sjafri sebagai pelatih timnas U-22 Indonesia masih belum menemui titik terang. Kontrak Indra Sjafri yang berakhir pada 31 Desember 2019 sampai sekarang belum diperpanjang oleh PSSI.

Indra Sjafri tampak cuek dan tidak terlalu memikirkan bagaimana nasibnya bersama skuat Garuda. Pelatih asal Sumatera Barat itu juga belum tahu kapan akan bertemu dengan PSSI."Kontrak saya benar akan berakhir 31 Desember 2019. Saya juga belum tahu kapan bertemu dengan PSSI," ucap eks pelatih Bali United itu.

Indra Sjafri juga belum berpikir secara panjang apakah akan memutuskan keluar dari pelatih timnas U-22 Indonesia atau tidak. Ia saat ini masih menghargai kontraknya bersama timnas U-22 Indonesia.

Sebelumnya, di bawah kepemimpinan Indra Sjafri, timnas U-22 Indonesia berhasil mendapatkan medali perak SEA Games 2019. Target tersebut meleset dari keinginan PSSI yang menginginkan mendapatkan medali emas."Saya juga belum tahu ke depannya gimana," kata Indra Sjafri.


Sementara itu Ketum PSSI Mochamad Iriawan menyimpan kebanggaan pada Timnas Indonesia U-22. Garuda Muda ke final SEA Games 2019 tanpa pemain naturalisasi. Indonesia bukan unggulan di SEA Games 2019. Tim Merah-Putih bisa melaju dari grup berat, dengan menyingkirkan juara bertahan, Thailand.

Pada prosesnya, Indonesia lolos ke final. Tim asuhan Indra Sjafri, yang tak diperkuat pemain naturalisasi, gagal meraih emas karena dikalahkan Vietnam 0-3.Indra Sjafri sempat memasukkan Alberto Goncalves ke daftar skuat SEA Games 2019. Pemain 38 tahun itu akhirnya ditinggal karena tidak fit. "Kami alhamdulillah tidak ada naturalisasi, tapi bisa sampai ke final," kata Iwan kepada pewarta.

Iwan juga mengingatkan pentingnya pembinaan kepada klub-klub di Indonesia. Harapannya, dengan semakin banyak talenta yang muncul, maka kualitas kompetisi semakin bagus, dan seluruh timnas, mulai dari kelompok umur hingga senior, tak lagi kesulitan mencari pemain-pemain yang bisa diandalkan.

"Saya ucapkan terima kasih ke klub-klub yang telah memberikan perhatian ke PSSI untuk mereka, para pemain (Timnas U-22), masuk ke timnas. Karena dari klublah mereka berasal, sehingga kami kembalikan dengan ucapan terima kasih yang mendalam, semoga mereka terus melakukan pembinaan pada pemain-pemain yang bagus. Saya minta kepada para pemilik klub untuk bisa membina, memberikan pembinaan yang baik pada mereka. Mereka pemain-pemain yang bagus semuanya," dia menambahkan.(*)

Post a Comment

0 Comments