Ticker

6/recent/ticker-posts

Kejati Sumbar Kawal Perda yang Hambat Investasi



dutametro.com (PADANG) – Selain menjada aset Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumbar ke depan juga akan fokus mengawal Peraturan Daerah (Perda) yang mengambat investasi. Hal ini dilakukan sesuai dengan arahan Presiden RI, Joko Widodo, dan Jaksa Agung untuk Indonesia maju 2045.

Hal itu dikatakan Kepala Kejati Sumbar, Amran, usai acara pisah sambut Senin (30/12), di kantor Kejati Sumbar. Amran sendiri merupakan Kejati Sumbar yang baru menggantikan Kejati Sumbar yang lama Priyanto.

"Itu menjadi prioritas dan akan ditindak lanjuti di daerah. Jadi, saya akan inventarisir. Namun, saat ini detailnya belum bisa saya jelaskan dengan rinci," ujarnya Amran kepada wartawan.

Selain itu, Amran juga bertekat akan bekerja bersama untuk pemberantasan korupsi di Sumbar. "Kita lebih mengutamakan pencegahan baru penindakan. Namun, bila ada hal- hal yang menyimpang dan merugikan negara akan kita sikat. Di dalam perjalanan nantinya kalau ada penyimpangan pencegahan tidak jalan, pencegahan mundur penindakannya yang jalan," tegasnya.

Disinggung pelaksanaan Pilkada serentak yang digelar di Sumbar, dikatakannya, Kejaksaan dalam Pilkada masuk dalam pengawasan. "Kita masuk dalam pengawasan sehingga pilkada berlangsung baik dan benar. Nanti saya akan perintahkan Kajari dan Kacabjari di daerah. Tidak tertutup kemungkinan akan terjadi money politik dan hal lain yang akan menganggu jalannya demokrasi," kata Amran.

Sementara itu, rotasi jabatan di Kejati Sumbar tersebut bedasarkan SK Jaksa Agung RI Nomor Kev-IV-822/C/12/2019. Sebelumnya, pelantikan Kejati Sumbar telah dilangsungkan di Kantor Kejagung RI oleh Jaksa Agung ST  Burhanuddin Jumat, (27/12), dari Priyanto SH MH kepada Amran SH MH.

Amran sebelumnya menjabat sebagai Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan pada Jaksa Agung Muda Bidang Pembinaan Kejaksaan Agung RI di Jakarta. Pria kelahiran Pekanbaru, Riau 22 September 1963 pernah juga menjabat sebagai Wakajati Lampung.

Ia memulai karir sebagai jaksa tahun 1989 sebagai staf tata usaha di Cabang Kajari Tanjung Pinang Tarempa, Riau. Tiga tahun lamanya bertugas di Cabang Kejari Tanjung Pinang, Amran dari jaksa fungsional menjabat kepala sub seksi intelijen dan perdata dan tata usaha negara.

Sementara itu, Priyanto yang dipromosikan sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah menyebutkan bahwa Sumbar sangat berkesan bagi dirinya. Priyanto mengatakan, dirinya sangat terkesan berdinas di Sumbar.

 "Sudah 19 bulan, banyak kenangan saya di Tanah Minang. Alhamdulillah, telah berhasil meraih penghargaan dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia (Kemenpan RB) sebagai Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dari Komisi Informasi (KI). Sebagai Achievement Motivation Person 2019. Semoga ini dapat dipertahankan dan ditingkatkan oleh Kajati yang baru," ungkap Priyanto.

Disebutkan Priyanto kehadirannya di Jawa Tengah sudah tidak asing lagi, karena sebelum di Sumbar, dirinya pernah menjabat Wakajati Jawa Tengah di Semarang. (dm)

Post a Comment

0 Comments