Ticker

6/recent/ticker-posts

Yusuf Lubis Tawarkan Potensi ke Investor



dutametro.com (PASAMAN) -- Bupati Pasaman, Yusuf Lubis kembali menawarkan tiga potensi unggulan daerah kepada para investor. Kali ini, potensi tersebut ditawarkan kepada para pengusaha di Kota Medan, Sumatera Utara (Sumut). 

"Pasaman memiliki potensi unggulan yang dapat dikembangkan dan memiliki nilai ekonomis, yakni pembangunan Kawasan Wisata Terpadu (KWT) di Bonjol," ucap Yusuf Lubis saat menghadiri Sumbar Expo 2019 di Medan, kemarin. 

Potensi selanjutnya, kata dia, yaitu pembangunan pabrik pakan ikan di Rao dan pemanfaatan Panas Bumi (Geotermal) di lima di kecamatan di Pasaman. Mulai dari Bonjol, Rao, Rao Selatan, Dua Koto dan Lubuk Sikaping.

Bonjol, kata dia, memiliki beberapa keistimewaan dengan letak geografisnya, potensi alam dan kearifan lokal dari masyarakatnya. Untuk diketahui, Bonjol merupakan basis perjuangan pahlawan nasional Tuanku Imam Bonjol kala itu.

"Semuanya itu adalah potensi yang sangat cocok dijadikan sebagai wisata terpadu dengan pembangunan fasilitas dan pengadaan sarana prasarana," ujarnya. 

Kemudian wilayah Pasaman, kata Yusuf Lubis, merupakan daerah pemasok ikan air tawar terbesar di Sumatera Barat. Puluhan ton ikan produksi Pasaman dipasarkan keberbagai kabupaten/kota lain, bahkan sampai ke provinsi tetangga, seperti Riau dan Sumut. 

Sementara potensi investasi terakhir, berdasarkan hasil penelitian dari badan geologi pusat, potensi panas bumi di Kabupaten Pasaman tersebar di enam kecamatan. Namun, Yusuf Lubis hanya menawarkan lima kecamatan. Pasalnya, potensi panas bumi Bonjol telah menjadi Wilayah Kerja Pertambangan (WKP).

Lima kecamatan itu adalah, Air Panas Simisuh di Kecamatan Rao, Air Panas Kubu Sungkai di Kecamatan Rao Selatan, Air Panas Cubadak di Kecamatan Dua Koto, Air Panas Lubuk Sikaping dan Air Panas Panti.

"Saat ini geotermal Bonjol berada pada status Wilayah Penunjukan Survey Pendahuluan dan Eksplorasi (WPSPE) yang penunjukannya oleh kementerian sumber daya energi dan siap untuk produksi," katanya. 

Menurut bupati, pemanfaatan panas bumi ini bisa menjadi peluang bisnis seperti pemanfaatan energi terbarukan, maupun sebagai wisata pemandian air hangat bagi warga karena menyehatkan. 

“Besar harapan kami, kita yang hadir merasa lebih dekat dengan Pasaman. Semoga bermanfaat bagi kita semua. Atas nama warga Pasaman, kami sampaikan bahwa Pasaman sangat menunggu keterlibatan pihak investor dalam pengembangan maupun pembangunan Pasaman ke depan,” kata Bupati Yusuf Lubis.

Untuk diketahui, Sumbar Expo tahun 2019 dilaksanakan di Kota Medan, pada 14- 17 November. Kegiatan ini dibuka langsung oleh Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno dan dihadiri para kepala daerah kabupaten/kota se-Sumbar. (dm)

Post a Comment

0 Comments