Ticker

6/recent/ticker-posts

Solok Butuh Figur yang Membawa Kemajuan

SYAMSU RAHIM

 dutametro.com, (SOLOK) – Figur Wali Kota Solok ke depan itu sebaiknya orang yang mampu membawa kemajuan Kota Solok ke depan. Memiliki visi dan misi yang jelas dan dapat dilaksanakan di Kota Solok agar kota persimpangan ini bisa sejajar dengan kota-kota lainnya di republik ini.

Para kandidat yang ingin bertarung itu hendaknya juga menanyai diri sendiri, apakah sudah mungkin dan patut menjadi seorang kepala daerah karena menjadi kepala daerah di Kota Solok memiliki tantangan yang sangat berat, ujar Ketua LKAAM Kota Solok Muhammad Rusli menjawab Haluan di Baznas Kota Solok Rabu (20/11).

Dewasa ini, sepertinya banyak kalangan menganggap enteng saja untuk menjadi orang nomor 1 di Kota Solok tanpa menanyai diri sendiri terlebih dahulu. Memang seseorang itu didukung segelintir masyarakat karena memiliki massa. Akan tetapi tidak hanya sekedar dukungan namun kemampuan juga menjadi prioritas.

“Jam terbang” belum seberapa, pengalaman minus dan hanya mengharapkan dukungan semata juga tidak ada artinya, karena kepala daerah itu merupakan perwakilan pemerintah pusat. Tidak hanya dikenal di Kota Solok semata melainkan juga punya akses ke pemerintah pusat. Karena bagaimanapun untuk membangun daerah masih ketergantungan pada pemerintah pusat.

Sementara itu mantan Wali Kota Solok Syamsu Rahim juga menilai, figur yang baik untuk memimpin Kota Solok hendaklah yang bisa membaca potensi Kota Solok sehingga bisa berkembang lebih cepat. Kota Solok tidak memiliki kekayaan alam yang bisa dibanggakan kecuali hanya letak geografisnya yang berada di persimpangan jalan.

Letak geografis itu merupakan aset yang sangat berharga dan mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat asalkan bisa dikemas dengan baik. Kita bisa tengok Kota Sawah Lunto, Pesisir Selatan yang dulunya kurang berkembang di era orde baru karena jauh dari perkotaan. Namun setelah dikemas oleh ahli-ahli pemikir ternyata menjadi tujuan wisata di Sumatera Barat,” kata Syamsu Rahim.

Banyaknya orang berkunjung ke daerah tersebut mampu mendongkrak pertumbuhan ekonomi masyarakat dan  menaikan Pendapatan Asli Daerah nya. Calon kepala daerah yang hendak memimpin di daerah tersebut memang bertujuan untuk mengabdi dan membawa perubahan terhadap daerah yang dipimpinnya.

Tidak hanya itu, malahan kata mantan pamong senior Sumatera Barat itu, figur Wali Kota Solok hendaknya juga memiliki kemandirian tanpa bisa diintervensi pihak manapun. Dalam pengangkatan menterinya hendaklah sesuai dengan disiplin ilmunya dan skil yang dimiliki tanpa melalui pesan si A atau si B. Kalau itu yang terjadi yang rugi daerah itu sendiri dan juga kredibilitas kepala daerah. (dm)

Post a Comment

0 Comments