Ticker

6/recent/ticker-posts

Sertifikat Tanah Konsolidasi Dikembalikan ke Warga



dutametro.com, (BUKITTINGGI) - Pemko Bukittinggi bersama Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Bukittinggi, kembali menyerahkan 9  sertifikat tanah konsolidasi by pass kepada warga.
Sertifikat tersebut diserahkan langsung oleh Wali Kota Bukitinggi Ramlan Nurmatias bersama Kepala BPN Kota Bukittinggi Yulizar Yakub di ruang rapat utama Balaikota, Jumat (1/10). Dalam kurun waktu empat tahun belakangan,  secara bertahab persoalan konsolidasi tanah by pass itu  dapat dituntaskan dan diserahkan sertifikatnya oleh pemerintah daerah.
Kepala BPN Bukittinggi  Yulizar Yakub, mengatakan, sejak empat tahun terakhir pemko Bukittinggi dibawah kepemimpinan Walikota Ramlan Nurmatias dan Wakil Walikota Irwandi, komit untuk menyelesaikan persoalan konsolidasi tanah By pass.  Bahkan secara bertahab, persoalan tanah by pass itu dapat diselesaikan satu-persatu oleh pemerintah daerah.
“Kali ini kita serahkan  9 sertifikat lagi. 7 sertifikat bidang tanah diantaranya masuk di wilayah Kelurahan Aur Kuning, 1 bidang tanah di Kelurahan Campago Ipuah,  dan 1 bidang tanah di Kelurahan Manggis Gantiang,” kata Yulizar.
Menurutnya, hingga saat ini  sudah ada 60 bidang tanah konsolidasi By Pass Bukittinggi yang sudah disertifikatkan dan diserahkan. Sementara itu, 139 bidang tanah lainnya masih terus diupayakan Pemko bersama BPN. Mudah-mudahan kedepannya persoalan tanah by pass ini bisa dituntaskan.
Walikota Bukittinggi Ramlan Nurmatias dalam kesempatan itu mengatakan,  persoalan konsolidasi tanah By Pass ini merupakan masalah yang sudah menahun. Oleh sebab itu, Pemko akan terus berupaya untuk menyelesaikan seluruh persoalan yang terkait dengan konsolidasi bypass ini. Namun demikian,  upaya pemerintah  untuk menyelesaikannya tentu dapat dilakukan secara bertahap.
“Kami minta maaf kepada masyarakat  yang telah cukup lama menunggu atas penyelesaian  persoalan konsolidasi tanah by pass ini,   bahkan mencapai 20 tahun lebih. Penyelesaian tanah konsolidasi by pass memang cukup kompleks. Kita akui persoalan ini  bukan hal yang mudah,  dan  memang akan terus diupayakan. Alhamdulillah hari ini ada 9 sertifikat lagi yang kita serahkan,” ujar  Ramlan didampingi Assisten II Setdako Ismali dan Kepala Dinas  PUPR, Rahmat AE. (dm)

Post a Comment

0 Comments