Ticker

6/recent/ticker-posts

Moenek Minta Dukungan Pers



dutametro.com (SURABAYA) -- Sekretaris Jenderal DPD RI, Reydonnyzar Moenek, berharap insan pers dapat memberikan dukungan terhadap anggota DPD RI periode 2019-2024. Sebab, anggota DPD RI yang telah dilantik pada 1 Oktober 2019 lalu tersebut, didominasi oleh wajah baru, meskipun sebelumnya telah menduduki jabatan di lembaga atau intitusi lainnya.

Hal itu disampaikannya dalam acara Press Gathering DPD RI dengan mengusung tema ‘Sinergitas DPD RI dan Insan Pers, Guna Penguatan Peran DPD Dalam memperjuangkan Aspirasi Daerah di Surabaya, Jawa Timur, Jumat (1/11).
Reydonnzar Moenek mengatakan, insan pers nasional yang tergabung dalam Koordinatoriat Wartawan Parlemen Senayan dapat bersinergi dan harmoni dengan baik bersama anggota DPD RI.

Selain itu, menurut dia, DPD RI dan media juga bisa menjaga kekompakan dan berkomitmen untuk memberikan dukungan yang signifikan dalam proses peliputan pada kegiatan pimpinan DPD dan seluruh Alat Kelengkapan Dewan (AKD) di Parlemen.

“Kami berharap pemberitaan media di Parlemen dapat mendukung kiprah DPD RI yang dari ke hari akan terus makin membanggakan kita untuk memberikan komitmen kepada kepentingan daerah,” pungkasnya.

Ketua PURT DPD RI Habib Ali Alwi bin Thohir Al Husainy menambahkan, keinginan dan perjuangan DPD RI kedepan akan semakin besar, sehingga perlu didukung oleh pengelolaan anggara yang benar. Ia mengatakan, PURT memiliki mengelola kebijakan anggaran rumah tangga DPD, yakni membantu pimpinan dan kesekjenan agar anggarannya tepat sasaran.

"Perjuangan DPD itu cukup besar, begitu banyaknya keinginan keinginan DPD ke depan, maka mau tidak mau bagaimana anggaran yang dititipkan ini bisa amanah dan dipakai untuk apa," kata Habib Ali. 

Karena itu, penggunaan anggaran di DPD harus dikawal dan diawasi agar tepat guna dan tepat sasaran. Ia menilai disinilah peran pers, dalam ikut serta mengawasi penggunaan anggaran DPD agar tidak ada penyalagunaan. 

"Saya ini kerap ditanya, apakah Habib tahu tentang keuangan?. Kalau urusan uang saya tidak pintar, saya tidak pandai, tambah-tambahan lebih nggak bisa, ambil-ambilan atau pengurangan juga saya tidak bisa. Tetapi saya ahli dalam bagi-bagian, itu yang paling penting. Kepada siapa pembagian itu kepada semua, termasuk juga kepada wartawan. Jadi wartawan dekat-dekat lah kepada saya," candanya sambil berseloroh. (dm)


Post a Comment

0 Comments