Ticker

6/recent/ticker-posts

Finis TdS Etape II Sukses di Bukittinggi



dutametro.com (BUKITTINGGI) --Setelah baradu strategi, ketangkasan dan kecepatan, 95 pebalab dari 24 negara yang tergabung dalam 18 tim pada etape II Tour de Singkarak (TdS), sukses melakukan finis di Kota Bukittinggi, Minggu (3/10).

Etape II dengan lokasi star di Kabupaten Pasaman dan finis di kawasan Pedestrian Jam Gadang Bukittinggi, menempuh rute sepanjang 112,2 kilometer. Di lokasi finis, ribuan pasang mata turut menyaksikan iven balab sepeda international yang sudah menjadi agenda tahunan tersebut.

Hal ini terlihat sepanjang rute yang dilalui pebalab TdS dalam Kota Bukittigggi dipadati oleh warga, pengunjung dan anak-anak untuk menyaksikan. Bahkan di lokasi garis finis depan Ramayana Bukittinggi, terlihat anstusias warga dan pengunjung untuk menyambut para pebalab. 

Peserta TdS yang finis di etape II ini juga disambut langsung oleh Wakil Gubernur Sumbar, Nasrul Abit, Polda Sumbar, wali kota dan wakil wali kota serta unsure Forkopimda.
“Alhamdulillah, semua rute yang dilewati pebalab berjalan dengan mulus, aman dan lancar, sehingga para pembalab ini berhasil finis di Kota Bukittinggi. Kita bersukur, karena Bukittinggi tidak pernah absen dalam penyelenggaraan iven TdS, yang tahun ini penyelenggaraannya sudah yang ke-11,” kata Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias ketika memberikan sambutan dalam kegiatan finis tersebut.

Ia mengatakan, tahun lalu Bukittinggi juga sukses sebagai sebagai lokasi grand opening dan grand star etape I TdS. Hal ini membuktikan bahwa Bukittinggi selalu siap dalam mendukung pelaksanaan TdS tiap tahunnya. Sebab, iven TdS ini dampaknya cukup besar di Sumbar, khususnya di Bukittinggi, karena iven TdS ini  salah satu moment untuk mempromosikan pariwisata Sumbar ke mancanagera. Apalagi iven TdS ini diliput oleh media lokal dan media internasional.

Tidak hanya itu, iven TdS juga  memberikan dampak positif terhadap ekonomi, seperti meningkatnya tingkat hunian hotel, peningkatan pemasukan UKM dan usaha kuliner. “Oleh karena itu, Pemko Bukittinggi selalu mendukung penyelengaraan TdS ini. Kita berharap pelaksanaan TdS dapat berlanjut di tahun-tahun berikutnya, karena TdS ini adalah harga diri Sumbar,” ujar Ramlan.

Ia juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada pihak kepolisian, TNI, satpol PP dan dinas perhubungan, yang telah melakukan pengamanan dengan sukses, aman dan kondusif. “Alhamdulilah, berkat kerja sama dari semua pihak, pengamanan lokasi finis etape II TdS berjalan dengan aman,” ucap Ramlan.

Sementara itu, Wakil Gubernur Nasrul Abit menyampaikan terima kasih kepada Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias yang telah mendukung kegiatan TdS. Nasrul Abit juga  menyampaikan apresiasi atas membludaknya penonton yang menyaksikan TdS di Bukittinggi. Begitu juga dengan pengamanan yang juga sangat luar biasa. Semoga dengan membludaknya penonton yang menyaksikan TdS tahun ini, peringkat TdS bisa naik kelas  dengan jumlah penonton terbanyak.

“Apa yang disampaikan oleh wali kota sebelumnya, bahwa TDS ini adalah harga diri Sumbar.  Untuk itu, iven TDS ini harus kita dukung bersama-sama. Meski TdS tahun ini ada conecting Sumatera, tapi namanya tetap TdS yang tetap berada di Sumbar,” kata Nasrul Abit.

Pada etape II ini, pembalap Australia, Ewart Jesse dari Team Sapura Cycling berhasil finis terdepan sebagai pebalab tercepat dengan catatan waktu 2 jam 51 menit 13 detik.  Finis kedua disusul Firdaus Ahmad Yoga Ilham dari PGN Road Cycling Team dengan catatan waktu 2 Jam  51 menit 40 detik. Sedangkan posisi finis ketiga ditempati Jamalidin Novardianto dari PGN Road Cycling Team dengan waktu 2 jam 52 menit 7 detik.

Sedangkan untuk gelar Best Indonesian Rider diraih oleh Firdaus Ahmad Yoga Ilham dari PGN Road Cycling Team dengan catatan waktu 2 jam 51 menit 40 detik. Untuk kategori Best Indonesian Riderleader (Red and White Jersey) diraih oleh Sahbana Agung dari KFC Cycling Team. (dm)

Post a Comment

0 Comments