Ticker

6/recent/ticker-posts

Bupati Respon Pembangunan Jembatan Ikan Banyak

dutametro.com, (LIMAPULUH KOTA) - Aspirasi masyarakat Pandam Gadang, Kecamatan Gunung Omeh terkait perbaikan jembatan Jorong Ikan Banyak yang rusak cukup parah menuju Jorong Sungai Mangkirai dan Jorong Koto Marapak, terjawab sudah. Pasalnya Pemkab Limapuluh Kota, melalui Dinas PU/PR setempat, menindaklanjuti aspirasi masyarakat tersebut akan membangun jembatan permanen..

 “Kita tidak akan memperbaiki jembatan yang sudah rusak tersebut, melainkan akan membangun baru jembatan permanen di lokasi jembatan Ikan Banyak menuju ke Jorong Sungai Mangkirai dan Koto Marapak, tahun 2020 mendatang. Sehingga kedua jorong tersebut tidak terisolasi dan ekonomi masyarakat setempat tetap meningkat,” ungkap Kadis PU/PR Limapuluh Kota, Yunire Yunirman dan Kabid Bina Marga setempat, Rilza Hanif dalam percakapan dengan Haluan di kantornya, kemarin.

Seperti yang dideritakan sebelumnya dua jorong yang dihubungkan satu satunya jembatan untuk menuju Sungai Mangkirai dan Koto Marapak dalam kondisi rusak pula. Di sisi lain di sejumlah titik jalan di kawasan itu juga mengalami kerusakan berarti. Padahal jembatan jalan tersebut juga berfungsi untuk mengangkut puluhan ton Jeruk Siam Gunung Omeh (Jesigo) setiap harinya.

Dikatakan, sekaitan dengan kerusakan jembatan itu, maka Pemkab Limapuluh Kota, merespon aspirasi masyarakat yang berkembang. “Sebetulnya perbaikan jembatan direncanakan tahun anggaran 2019 tapi belum masuk dalam anggaran, sehingga jadi pekerjaannya terundur tahun mendatang,” ujar Yunire Yunirman yang diiyakan Rilza Hanif.
Ditambahkannya, pembangunan baru jembatan Lubuak Batu Sabalah yang berlokasi di Jorong Ikan banyak tersebut, direncanakan dibiayai dengan dana APBD Limapuluh Kota. berkisar Rp3 miliar. “Mudah mudahan jembatan baru dengan niat yang baik bakal terlaksana dengan lancar,” ujar Rilza Hanif menambahkan.

Menurut dia, tahun depan baru akan membangun jembatan, sedangan jalan yang mengalami kerusakan berarti menuju ke jorong Sungai Mangkirai dan Koto Marapak tersebut. “Kemungkinan dilaksanakan perbaikannya pada anggaran berikutnya. Sebab akan memerlukan biaya yang cukup banyak dengan pekerjaan aspal hotmix,” tutur Rilza Hanif.
Kepala Jorong Sungai Mangkirai, Gusri Efendi dan Kepala Jorong Ikan Banyak, Donika Putra, atas nama masyarakat sebelumnya meminta Pemkab Limapuluh Kota, untuk merespon cepat aspirasi masyarakat untuk memperbaiki jembatan.  

Sebab jembatan ini satu-satunya akses jalan untuk menuju dua jorong Sungai Mangkirai dan Koto Marapak. Menurut dia, 3 tahun terakhir sudah dilakukan perbaikan secara swadaya masyarakat dengan cara patungan. Bahkan sudah menjadi prioritas dalam musrenbang setiap tahunnya. 

Namun saat ini kondisinya sudah rusak parah. Tidak jarang kendaraan masyarakat terperosok akibat papan alas jembatan sudah lapuk dan berlubang.
Ketua Fraksi Gerindra di DPRD Kabupaten Limapuluh Kota, Khairul Apit, berharap supaya pemda melalui APBD 2020 nanti benar-benar serius untuk menganggarkan dana pembangun jembatan tersebut. “Kami berharap Bupati Irfendi Arbi segera datang untuk melihat kondisi Jembatan itu sebelum masyarakat beramai-ramai datang ke kantor Bupati guna menyampaikan aspirasi," sebut Khairul Apit. (dm)

Post a Comment

0 Comments