Ticker

6/recent/ticker-posts

66 Mustahiq Lembah Segar Terima Bantuan Zakat



dutametro.com, (SAWAHLUNTO) -- Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Sawahlunto kembali menyalurkan zakat kepada 66 mustahiq di Kecamatan Lembah Segar dengan total saluran zakat Rp100.750.000. Penyerahan secara simbolis diberikan oleh Wali Kota Sawahlunto, Deri Asta, Rabu (6/11) di Aula Kantor Camat Lembah Segar.

Kepala Baznas Sawahlunto, M Syarief mengatakan, sesuai prosedur BAZ menyerahkan bantuan zakat setiap bulannya, setelah melakukan serangkai seleksi dan peninjauan sesuai dengan rekomendasi dari desa atau kelurahan.

"Untuk Lembah Segar, sepanjang Januari hingga November telah diserahkan bantuan dana zakat sebesar Rp433.000.000, dengan prioritas bantuan untuk pendidikan, bedah rumah, berobat dan usaha," katanya.

Khusus untuk bedah rumah, sebutnya, yang menerima bantuan bisa mengambil bahan bangunannya di toko bangunan yang ditunjuk, sedangkan untuk administrasinya akan dibayar oleh pihak baznas termasuk upah tukangnya.

"Ini kita lakukan agar bantuan tersebut tepat sasaran. Berkaca dengan pengalaman, banyak warga yang menerima bantuan bedah rumah, tapi tidak digunakan untuk perbaikan rumahnya," ujarnya.

Wali Kota Sawahlunto, Deri Asta mengatakan, keluhan pengurus baznas, yakni jumlah muzakki masih terbatas, baru dari potongan gaji ASN. Jadi tidak sebanding dengan jumlah muzakki dengan mustahik.

"Jika semua hanya bertumpu kepada BAZ, tentu akan kewalahan BAZ-nya. Untuk solusi, pemko membagi dalam bentuk bantuan lainnya yang selama ini hanya melalui BAZ saja," katanya didampingi Camat Lembah Segar, Afriandes.

Untuk bantuan bedah rumah, lanjutnya, juga bisa dibantu melalui program pemko, di mana pemko saat ini telah melakukan rehab rumah tidak layak huni sebanyak 250 unit. "Juga bisa kita sandingkan dengan bantuan melalui program CSR BUMN maupun perusahaan lainnya," ujarnya.

Kepada masyarakat penerima bantuan BAZ, Deri berharap untuk memanfaatkan dana zakat tersebut dengan sebaik-baiknya dan juga dapat membantu masyarakat, agar keluar dari kesulitan ekonomi. Mudah-mudahan, masyarakat yang menerima saat sekarang ini untuk ke depannya sudah tidak terdaftar lagi sebagai penerima zakat lagi. (*)

Post a Comment

0 Comments