Ticker

6/recent/ticker-posts

Supardi Aktif Turun ke Masyarakat



dutametro.com, (PADANG) --- Setelah dilantik sebagai Ketua DPRD Sumbar awal Oktober, Supardi aktif turun ke masyarakat. Banyak agenda yang digelar masyarakat yang telah dihadiri politisi Partai Gerindra tersebut. Di antaranya menyalurkan bantuan untuk pemberdayaan masyarakat.

Supardi menyampaikan, sebagai ketua DPRD dirinya memiliki banyak target yang berkaitan dengan pemaksimalan fungsi dan kinerja DPRD. Hal ini berkaitan juga dengan upayanya sebagai bagian dari pemerintahan untuk memajukan Sumbar, serta memberdayakan masyarakat.

"Sejak menjadi calon ketua DPRD, saya sudah bertekad untuk mengemban amanah sebagai ketua DPRD semaksimal mungkin," ujarnya.

Ia menambahkan, salah satu target yang dia tekadkan bisa berjalan maksimal, yakni menyelesaikan PR (pekerjaan rumah) yang harus diselesaikan DPRD sebagai lembaga legislatif dan bagian dari pemerintah bersama Pemprov Sumbar.

Beberapa target yang harus diselesaikan, imbuh Supardi, di antaranya terkait penetapan dan pemenuhan target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). Selain juga pengoptimalan kinerja Badan Umum Milik Daerah (BUMD) milik Sumbar. Termasuk pula menyelesaikan wacana konversi bank nagari dari bank konvensional menjadi bank syariah. Untuk masalah BUMD dan Bank Nagari, sebenarnya sudah menjadi perhatian khusus semenjak menjadi anggota dewan periode sebelumnya, yakni periode 2014-2019.

Dalam upaya menyelesaikan target tersebut, Supardi mengatakan, fungsinya sebagai wakil rakyat salah satunya mendengarkan aspirasi masyarakat juga akan dia lakukan dengan optimal. Untuk itulah, selain datang ke tengah masyarakat dalam masa reses, Supardi juga berusaha untuk menghadiri acara-acara yang digelar masyarakat.

Salah satunya baru-baru ini, Supardi menjadi narasumber dan pembuka acara bimbingan peningkatan kapasitas bagi pengurus karang taruna se-Sumbar di Hotel Royal Denai, Bukittinggi. Acara tersebut diselenggarakan Kamis-Jumat (17-18/10).

Saat acara tersebut, Supardi memaparkan bahwa keberadaan karang taruna di tengah-tengah masyarakat bisa menjadi salah satu penangkal dari pengaruh buruk, seperti narkoba dan penyakit masyarakat lainnya. Selain itu, keberadaan karang taruna juga bisa membantu program percepatan pembangunan dan pengembangan masyarakat.

Selain itu, lanjut Supardi, karang taruna juga merupakan aktivitas penggerak dalam bentuk wadah sosial kemasyarakatan. Organisasi ini senjata ampuh dalam pembangunan baik fisik maupun non fisik di setiap kelurahan.

Menurut Supardi, para pemuda merupakan aset sumber daya manusia yang sangat potensial untuk membantu perkembangan masyarakat dan daerah. Pemuda memiliki kelebihan, yakni memiliki energi lebih besar dan juga memiliki kepedulian idealis yang besar pula. Selain itu, para pemuda juga memiliki pemikiran, visi dan inovasi yang bermanfaat untuk masyarakat dan daerah.

"Sesuai dengan kata Sukarno: berikan aku 100 orangtua, maka akan kucabut Gunung Semeru dari akarnya. Berikan aku 10 pemuda maka akan kuguncang dunia," katanya.
Kemudian, baru-baru ini Supardi juga memberikan dan menyalurkan bantuan untuk masyarakat. Bantuan itu diharapkan bisa membantu usaha masyarakat dalam mencukupi kebutuhan hidup mereka. Penerima bantuan adalah dari kalangan Usaha Ekonomi Produktif Wanita Rentan Sosial Ekonomi (UEP WRSE) di Kota Payakumbuh, Sabtu (19/10). Menurut Supardi, bantuan UEP WRSE tersebut diterima oleh 837 orang dengan total bantuan mencapai Rp3 miliar.

Ia mengungkapkan, selain Kota Payakumbuh, Kabupaten Limapuluh Kota juga mendapatkan bantuan yang sama. Alokasi UEP WRSE untuk Kabupaten Limapuluh Kota adalah senilai Rp2,5 miliar.

"Total anggaran untuk UEP WRSE yang digelontorkan kepada masyaraka di dua daerah ini adalah Rp5,5 miliar," ucap politisi Gerindra dari daerah pemilihan Payakumbuh-Limapuluh Kota itu. (adv)

Post a Comment

0 Comments