Ticker

6/recent/ticker-posts

RIZA FALEPI LETAKKAN BATU PERTAMA PEMBANGUNAN BALAI ADAT KAN KOTO PANJANG

Wali Kota Payakumbuh Riza Falepi Datuak Rajo Ka Ampek Suku letakkan batu pertama pembangunan Balai Adat Nagari Koto Panjang, Payakumbuh, Senin (21/10). Pemko anggarkan dana hibah Rp 250 juta untuk pembangunan tahap awal balai adat tersebut


dutametro.com, (PAYAKUMBUH) -- Sempat mengalami musibah kebakaran pada 2014 lalu, Balai Adat Kerapatan Adat Nagari (KAN) Koto Panjang di Kecamatan Lamposi Tigo Nagari, akhirnya dibangun kembali. Peletakan batu pertama dilakukan oleh Wali Kota Payakumbuh Riza Falepi Datuak Rajo Ka Ampek Suku di Kelurahan Koto Panjang Dalam, Senin (21/10).

Riza menjelaskan pembangunan balai adat ini berasal dari dana hibah Pemko sebesar Rp 250 juta. "Dana ini sebagai tahap awal yang targetnya balai adat ini bisa selesai 2021 dan semoga menjadi balai adat paling megah di Kota Payakumbuh," ujarnya.

Dijelaskan Riza, saat ini Pemko Payakumbuh mengarahkan sebagian besar anggaran pembangunan ke Kecamatan Lamposi Tigo Nagori dengan tujuan pemerataan pembangunan. "Kami tidak menginginkan adanya ketimpangan pembangunan. Sekarang bisa kita lihat, pembangunan disini cukup banyak," ucap Riza.

Banyaknya pembangunan infrastruktur di Lamposi, jelas Riza, disebabkan oleh warga dan tokoh masyarakatnya sangat mendukung berbagai rencana pembangunan. "Pembebasan lahan tergolong sangat mudah sehingga semua prosesnya berjalan dengan lancar," ucapnya.

Sementara itu, Ketua KAN Koto Panjang, Yofi Kurniadi Dt. Patiah Baringek mengucapkan terima kasih kepada Pemko Payakumbuh dan semua pihak yang membantu terwujudnya pembangunan balai adat ini. Dijelaskannya, balai adat Koto Panjang sebenarnya sudah mengalami perpindahan beberapa kali.

"Lokasi sekarang merupakan lokasi kelima setelah kebakaran 2014 lalu. Mudah-mudahan dengan adanya pembangunan ini, merupakan balai adat terakhir nagari Koto Panjang," tuturnya. (vand)