Ticker

6/recent/ticker-posts

Ramlan Nurmatias Raih Anugerah Pandu Negeri 2019



dutametro.com, (BUKITTINGGI) -- Dinilai sukses dalam pengelolaan tata pemerintahan dan keuangan di Kota Bukittinggi, Wali Kota (Wako) Bukittinggi, Ramlan Nurmatias menerima penghargaan Anugerah Pandu Negeri (APN) 2019 dari Indonesia Institute for Publik Governance (IIPG).

APN adalah ajang pemberian penghargaan tahunan untuk pemerintah provinsi dan kabupaten/kota di Indonesia dengan kinerja dan tata kelola terbaik, serta untuk pemimpin inovatif yang berhasil melakukan terobosan dalam peningkatan pertumbuhan sosial ekonomi, melalui reformasi tata kelola pemerintahan yang baik.

Penghargaan APN kategori Silver yang diterima Wako Ramlan Nurmatias diserahkan oleh  Ketua IIPG, Sigit Pramono, di Auditorium Binakarna, Hotel Bidakara Grand Pancoran Jakarta, Jumat (25/10). Hadir dalam malam APN itu, mantan Wakil Presiden RI, sekaligus Ketua Dewan Penasehat IIPG, Prof. Dr. Boediono.

Ketua IIPG, Sigit Pramono dalam kesempatan itu mengatakan, pada tahun ketiga pelaksanaan APN 2019, penilaian tetap dilakukan secara independen kepada 548 pemerintah daerah (pemda), yang terdiri dari 34 provinsi, 416 kabupaten, dan 98 kota serta kota administrasi (kotif). Penilaian sendiri meliputi dua aspek yakni, aspek performance dan aspek governance.

Untuk aspek performance, meliputi pertumbuhan ekonomi, pengembangan manusia, dan breakthrough result (transformative and innovative). Sementara itu untuk aspek governance, segala hal yang menyangkut tata kelola keuangan, tata kelola pemerintahan, serta anti korupsi.

"Kepala daerah penerima penghargaan APN, memiliki tata kelola keuangan yang istimewa selama dua tahun terakhir (2017-2018). Hal ini diukur dari Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) dengan memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Selain itu, kepala daerah dan wakilnya tidak tersangkut korupsi, dan memiliki pertumbuhan ekonomi yang tinggi selama tiga tahun terakhir,” kata Sigit lagi.

Pemerintah kabupaten/kota dan provinsi penerima APN, sebutnya lagi, juga diwajibkan memiliki kinerja pembangunan manusia yang bagus, tata kelola pemerintahan yang baik, serta memiliki nilai koordinasi dan supervisi pencegahan korupsi serta capaian program teroboson inovatif untuk mencapai visi misi di beberapa bidang.

“Artinya, aspek tata kelola keuangan, tata kelola pemerintahan, kinerja pengembangan manusia, kinerja ekonomi, inovasi strategis, serta pimpinan yang inovatif menjadi poin penting dalam pemberian penghargaan APN,” terang Sigit Pramono.

Sementara itu, Wako Bukittinggi, Ramlan Nurmatias menyampaikan, terobosan dalam peningkatan pertumbuhan ekonomi dan sumber daya manusia (SDM) melalui reformasi tata kelola pemerintahan yang baik, sudah menjadi komitemen Pemko Bukittinggi.

Hal ini, sebutnya, dapat dilihat dari pertumbuhan ekonomi Bukittinggi yang berada di atas rata-rata provinsi dan nasional. Kemudian dari Indeks Pengembangan Manusia (IPM), Bukittinggi pada 2018 sudah mencapai angka 80,11 dan berada di atas rata-rata angka nasional dan provinsi. Sementara dari segi tata kelola pemerintahan, Bukittinggi dinilai bagus dan terlihat dari penilaian SAKIP, LPPD, WTP, dan lain-lain.

Bukan itu saja, juga banyak inovasi strategis yang telah dilakukan seperti, inovasi Sistem Perpustakaan Terkoneksi (SIMPEL) dan inovasi Herbal dan PHBS di Puskesmas. Pemko Bukittinggi juga berusaha lebih adaptif terhadap perubahan dengan paradigma pemimpin yang inovatif, kreatif, dan enterprenuer, sehingga dapat memenangkan persaingan global. Salah satunya, lewat terobosan kebijakan untuk penanganan masalah sosial melalui program Sekolah Keluarga. 

‘Sebagai bukti nyata kita dalam memberikan pelayanan prima kepada masyarakat, maka kita bangun Mal Pelayanan Publik di Bukittinggi, yang saat ini masih dalam tahap pengerjaan. Semoga penghargaan APN yang kita terima ini bisa memacu seluruh masyarakat dan juga ASN untuk berkinerja lebih baik," ujar Ramlan.

Ia juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada tim penilai yang telah menganugerahi Kota Bukittinggi sebagai salah satu pemerintah daerah yang dianggap berhasil dalam tata kelola pemerintahan. “Mudah-mudahan ini akan menjadi motivasi bagi seluruh jajaran aparatur Pemko Bukittinggi, untuk senantiasa memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” kata Ramlan.

Penghargaan yang diterima, ulasnya, sekaligus menjadi cambuk bagi Pemko dalam melakukan berbagai pembenahan, menjaga pemerintahan yang bersih dengan tata kelola pemerintahan yang baik, serta sesuai dengan harapan masyarakat. “Kita mengajak seluruh komponen, mulai dari jajaran OPD, agar bisa bekerja dengan sebaik-baiknya. Yang jelas, penghargaan ini akan memacu semangat kami ke depan,” tukas Ramlan.(adv)

Post a Comment

0 Comments