Ticker

6/recent/ticker-posts

Orangtua Larang Anak Bawa Motor



dutametro.com, (AGAM) -- Kepala Kepolisian Resort (Kapolres) Agam mengimbau masyarakat untuk mentaati serta melengkapi kelengkapan sebelum menggunakan kendaraan. Kecelakaan bermula akibat kelalaian pengguna kendaraan tidak taat aturan.
Hal tersebut diungkapkan Kapolres Agam, AKBP Dwi Nur Setiawan didampingi Wakapolres Nasir kepada wartawan usai gelar pasukan Operasi Zebra Singgalang di Mako Polres Agam, Rabu (23/10).

Dikatakannya, cukup banyak faktor kecelakaan di jalan salah satunya pengguna kendaraan tidak taat, dengan  ketentuan berlalu lintas. Contohnya tidak menggunakan helm, surat-surat kendaraan tidak lengkap, spion tidak dipasang.

“Karena tidak lengkap kadang ada pula pengendara yang menghindari razia, kemudian menggunakan jalur yang salah, sehingga mengakibatkan kecelakaan,” kata Dwi.
Dikatakannya, pada Operasi Zebra Singgalang yang digelar pada 23 Oktober-5 November 2019, anggota menindak pengendara yang tidak lengkap dengan tegas, tidak ada toleransi, apalagi bagi anak yang di bawah umur.

Selain pelanggaran lalu lintas seperti tidak mengenakan helm SNI, melawan arus, menggunakan ponsel saat berkendara, Polres Agam juga akan fokus menindaklanjuti pengendara di bawah umur.

“Memberikan kunci kendaraan kepada anak di bawah umur atau tidak memiliki SIM sama saja dengan membunuh anak itu. Orangtua jangan sesekali melakukan hal yang demikian. Dari pada terjadi hal yang tidak diinginkan lebih baik kami yang cegah,” jelasnya.
Melalui Operasi Zebra Singgalang kali ini, Kapolres Agam berharap akan tumbuh kesadaran masyarakat akan keselamatan berlalu lintas. Keselamatan di jalan raya membutuhkan perhatian banyak pihak, termasuk orangtua. (dm)

Post a Comment

0 Comments