Ticker

6/recent/ticker-posts

Masterplan KEK Bukit Ameh Mandeh Difinalisasi



dutametro.com, (PAINAN) -- Kementerian Pariwisata RI melakukan finalisasi terhadap rancangan masterplan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Bukit Ameh, Kawasan Wisata Bahari Terpadu (KWBT) Mandeh, Kecamatan Koto XI Tarusan, Kabupaten Pesisir Selatan.
Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Pessel, Hadi Susilo mengatakan, rapat finalisasi rancangan masterplan KEK Pariwisata Bukit Ameh dilaksanakan di ruang rapat Gedung Sapta Pesona, Kementerian Pariwisata, Jalan Medan Merdeka Barat No. 17 Jakarta Pusat, Selasa (22/10).

"Ya, rapat finalisasi dilaksanakan secara bersama antara Kemenpar RI, Pemprov Sumbar dan Pemkab Pessel dengan melibatkan tim penyusunan KEK," ujarnya dihubungi di Painan, Rabu (23/10).

Ia menjelaskan, pihak kementerian pariwisata dihadiri oleh Ketua Tim Percepatan KEK Pariwisata Azwir, Asisten Deputi (Asdep) Infrastruktur dan Ekosistem Deputi Bidang Pengembangan Destinasi Pariwisata Indra Ni Tua, serta Kepala Bidang Perancangan Destinasi Pariwisata Abduh Rahman.

Sementara dari Pemprov Sumbar turut dihadiri Kepala Dinas Pariwisata yang diwakili oleh Doni Hendra dan Kepala Dinas Penanaman Modal dan PTSP Maswar Dedi. Sedangkan dari Pemkab Pessel dipimpin langsung oleh Bupati Hendrajoni didampingi Asisten Perekonomian Mimi Ryarti Zainul, Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Hadi Susilo dan Camat Koto XI Tarusan, Deny Anggara.

Bupati Hendrajoni mengatakan, pada prinsipnya masterplan yang disusun sudah memenuhi persyaratan, meskipun demikian ada beberapa masukan dari peserta rapat untuk dilakukan perbaikan. "Benar, ada masukan dan koreksi dari peserta rapat. Namun, tidak berpengaruh terhadap tahapan berikutnya," ucapnya. 

Menurut dia, masterplan telah difinalisasi dan bakal digunakan sebagai pedoman untuk menyusun bisnisplan oleh pihak pemprakarsa. "Penyusunan bisnisplan ditargetkan selesai dalam jangka waktu satu bulan," ujarnya. 

Bupati menargetkan, Januari 2020 proposal usulan KEK sudah disampaikan kepada Dewan KEK di Jakarta. "Ya, kami targetkan paling lama tiga bulan proposal KEK Bukit Ameh Mandeh sudah disampakikan kepada dewan KEK di Jakarta," tuturnya mengakhiri. (dm)

Post a Comment

0 Comments