Ticker

6/recent/ticker-posts

Manfaat Konsumsi Bengkoang Bagi Kesehatan, Sembuhkan Sembelit


dutametro.com, (JAKARTA) -- Bengkoang kerap kali dikaitkan manfaatnya untuk kecantikan. Umbi manis kaya air ini dikenal dapat menghaluskan dan mencerahkan kulit. Banyak produk kecantikan kulit baik tradisional dan modern menggunakan bengkoang sebagai bahannya. Namun, siapa sangka bengkoang juga menawarkan manfaat kesehatan yang lebih luas. 

Dengan teksturnya yang segar, renyah, dan kaya nutrisi, bengkoang memiliki banyak manfaat kesehatan. Meski manis, bengkoang sangat rendah gula, menjadikannya pilihan karbohidrat yang baik bagi penderita diabetes dan orang yang mencoba diet rendah gula.

Bengkoang mengandung banyak vitamin dan mineral penting, termasuk folat, kalium dan magnesium. Bengkoang juga mengandung antioksidan, termasuk vitamin C dan beta-karoten. Bengkoang mengandung jumlah vitamin B1, B2, B5, B6, yang cukup banyak, serta seng, tembaga, kalsium, dan fosfor.

Bengkoang biasa dikonsumsi langsung atau bersama buah lain sebagai salad atau rujak. Berikut manfaat kesehatan bengkoang yang berhasil Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Senin (28/10/2019).

Bengkoang memiliki banyak nutrisi yang menjadikannya pilihan yang sangat baik untuk meningkatkan kesehatan jantung. Bengkoang mengandung sejumlah besar serat makanan larut, yang dapat membantu menurunkan kadar kolesterol dengan mencegah empedu diserap kembali di usus, serta mencegah hati membuat lebih banyak kolesterol.

Bengkoang juga mengandung kalium, yang membantu menurunkan tekanan darah dengan melemaskan pembuluh darah. Selain itu, bengkoang dapat meningkatkan sirkulasi karena mengandung zat besi dan tembaga. Keduanya diperlukan untuk sel darah merah yang sehat.

Dilansir dari Healthline, satu penelitian pada orang dewasa yang sehat menunjukkan bahwa mengonsumsi 500 mL jus bengkoang mengurangi risiko pengembangan gumpalan darah.

Bengkoang adalah sumber serat yang baik. 130 gram bengkoang mengandung 6,4 g serat makanan. Serat makanan dapat mencegah atau mengobati sembelit. Serat makanan membantu melancarkan tinja. Ini membantunya bergerak lebih lancar melalui saluran pencernaan.

Selain itu, bengkoang mengandung jenis serat yang disebut inulin. Studi menunjukkan bahwa inulin dapat meningkatkan frekuensi buang air besar hingga 31% pada mereka yang mengalami sembelit. Bengkoang kaya akan air, yang dapat membantu meringankan sembelit. Makanan dengan kadar air tinggi seperti bengkoang dapat membantu Anda memenuhi kebutuhan cairan harian.

Bengkoang kaya akan inulin yang merupakan serat prebiotik. Studi menghubungkan prebiotik dengan berbagai manfaat kesehatan, termasuk peningkatan kesehatan usus dan risiko infeksi tertentu yang lebih rendah.

Prebiotik adalah sejenis serat yang tidak bisa dicerna oleh tubuh manusia. Mereka berfungsi sebagai makanan untuk probiotik, yang merupakan mikroorganisme kecil yang hidup, termasuk bakteri dan ragi. Bakteri usus membantu berbagai tugas biologis. Mereka juga memberikan nutrisi penting ke sel-sel yang melapisi saluran pencernaan.

Mengonsumsi makanan prebiotik meningkatkan pertumbuhan jenis bakteri yang dapat menurunkan risiko penyakit kronis seperti penyakit jantung, diabetes, obesitas, dan penyakit ginjal.

Bengkoang mengandung antioksidan, serat dan prebiotik, yang semuanya telah terbukti melindungi terhadap jenis kanker tertentu.mengandung beberapa antioksidan yang membantu melindungi terhadap kerusakan sel dengan menangkal radikal bebas yang menyebabkan stres oksidatif. Stres oksidatif telah dikaitkan dengan penyakit kronis termasuk kanker, diabetes, penyakit kardiovaskular dan penurunan kognitif.

Bengkoang kaya akan vitamin C, E, selenium dan beta-karoten yang merupakan antioksidan penting bagi tubuh. Serat dalam bengkoang juga memiliki efek perlindungan terhadap kanker usus besar.

Bengkoang rendah kalori tetapi kaya nutrisi. Ini menjadikannya pilihan ideal bagi orang yang ingin menurunkan berat badan sambil tetap mendapatkan keseimbangan vitamin dan mineral yang sehat. Bengkoang juga sangat rendah gula dan lemak dan bisa jadi pengganti untuk sayuran berkarbohidrat tinggi.

Bengkoang kaya akan air dan serat, yang membantu tubuh mudah merasa kenyang sembari memenuhi kebutuhan nutrisi. Serat inulin prebiotik di dalamnnya telah dikaitkan dengan penurunan berat badan dan terbukti berdampak pada hormon yang memengaruhi rasa lapar dan kenyang.

Serat dalam bengkoang dapat membantu menjaga gula darah tetap stabil. Serat memperlambat pencernaan, yang membantu mencegah kadar gula darah naik terlalu cepat setelah makan.

Bengkoang memiliki indeks glikemik sangat rendah. Pasien yang menderita diabetes sering direkomendasikan untuk makan makanan yang memiliki kadar nilai indeks glikemik rendah.

Kalium pada bengkoang sangat membantu dalam membangun sistem kekebalan tubuh. Memiliki sistem kekebalan yang baik sangat penting bagi penderita diabetes yang memiliki kekebalan rendah. Vitamin C pada bengkoang juga dapat mencegah sejumlah komplikasi yang biasanya dihadapi pasien diabetes. (dm)

Post a Comment

0 Comments