Ticker

6/recent/ticker-posts

Juventus Termotivasi Inter Milan


 

dutametro.com (Turin) -- Juventus kembali ke jalur kemenangan setelah menang tipis atas Genoa di Liga Italia. Menurut Cristiano Ronaldo, kemenangan Juve karena termotivasi Inter Milan.

Menjamu Genoa di Allianz Stadium, Kamis (31/10), Bianconeri menang 2-1. Pertandingan diwarnai dengan tiga kartu merah; dua untuk pemain Genoa sehingga Juve diuntungkan karena tampil dengan keunggulan jumlah pemain di sebagian besar pertandingan. Satu kartu merah lainnya diterima Adrien Rabiot di menit-menit akhir waktu normal.

Di pertandingan itu, Bianconeri mengawali dengan menjanjikan setelah Leonardo Bonucci membuka keunggulan di menit ke-36. Tapi hanya empat menit kemudian, Genoa mampu membalas melalui gol Christian Kouame untuk mengakhiri babak pertama sama kuat.
Usai turun minum, Juve menekan habis Genoa. Statistik Whoscored mencatat ada 20 percobaan yang diciptakan tim tuan rumah dengan tujuh percobaan mengarah ke gawang. Namun, toh gol kemenangan Juve baru tercipta di akhir masa injury time melalui penalti Ronaldo.
Juventus memulai pertandingan di posisi kedua di bawah Inter dengan selisih dua poin. Tambahan tiga poin ini, Si Nyonya Tua menggusur Nerazzurri untuk kembali ke Capolista dengan perolehan 26 poin, unggul satu angka dari rivalnya itu.

Ronaldo menegaskan Juventus memang layak menang. "Aku sangat gembira," striker Juventus itu mengatakan kepada Sky Sport Italia usai pertandingan.
"Itu tadi adalah sebuah pertandingan yang sangat sulit melawan sebuah tim yang terorganisir tapi kami adalah Juventus, semboyan kami adalah [bertarung] sampai akhir," lanjut Ronaldo.

"Kami sangat gembira dengan tiga poin. Kami menciptakan banyak peluang dan kami pantas mendapatkannya. Posisi Inter di atas kami di klasemen merupakan dorongan ekstra," imbuh pemilik Ballon d'Or lima kali itu.
Allenatore Juventus Maurizio Sarri mengakui tim tamu amat merepotkan. "Babak pertama berjalan dalam tempo yang lambat dan kami tampak sedikit kurang yakin, membiarkan Genoa menutup ruang-ruang terlalu mudah. Genoa mengoper dengan sangat baik dan mereka tak bermain seperti tim di dekat dasar klasemen," ungkapnya kepada Sky Sport Italia.

"Kami menemui kesulitan seiring upaya menaikkan tempo setelah restart, membuat terlalu banyak kesalahan. Kemenangan baru tiba di penghujung pertandingan, tapi saya merasa ini adalah konsekuensi dari semua usaha yang telah kami lakukan dan peluang-peluang kami hasilkan sebelumnya."
"Pada saat ini, kami tak cukup banyak mengonversi peluang menjadi gol dan kami kebobolan beberapa gol yang sesungguhnya bisa dihindari," imbuhnya seperti dilansir Football Italia.(dtc)

Post a Comment

0 Comments