Ticker

6/recent/ticker-posts

Jokowi Tinjau Kondisi Fisik Wamena



dutametro.com, (WAMENA) -- Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi) berharap situasi di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua, kembali normal pascakerusuhan beberapa waktu lalu. Selain memastikan percepatan rehabilitasi fasilitas umum seperti pasar, Jokowi juga memerintahkan percepatan rehabilitasi rumah dan ruko milik warga yang rusak saat kerusuhan.

Hal itu disampaikan Presiden Jokowi di Wamena, Senin (28/10). Dalam kunjungan kerja hari ketiga di Papua dan Papua Barat itu, Jokowi meninjau kondisi Pasar Wouma dan berjanji akan memprioritaskan rehabilitasi pasar yang menjadi salah satu titik kerusuhan di Wamena, yang ikut menewaskan sejumlah perantau asal Sumbar tersebut.

"Kita semua ingin agar di Wamena ini kembali normal baik fisik maupun psikologis politiknya, dan saya meyakini dari apa yang disampaikan tadi oleh para tokoh, memberikan semangat kepada kita semuanya agar masalah ini bisa kita selesaikan secepat-cepatnya," kata Jokowi, sebagaimana rilis dari Biro Pers Sekretariat Presiden.

Menurut Jokowi, kerusuhan juga pernah terjadi di beberapa wilayah di Indonesia, seperti di Sumatera, di Kalimantan, hingga Solo. Presiden mengingatkan, bahwa ada kerusakan fisik dan kepercayaan akibat kerusuhan tersebut yang harus menjadi catatan bersama.
"Apa yang saya ingat dari kejadian itu? Memang untuk mengembalikan fisiknya itu mudah, tapi yang sulit mengembalikan kepercayaan. Jadi ini yang patut kita catat bersama-sama," ungkap Jokowi lagi.

Oleh sebab itu, ia bergerak cepat dan memerintahkan Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono, untuk segera memperbaiki kerusakan-kerusakan yang bersifat fisik. Sebelumnya, Presiden juga meninjau langsung Pasar Wouma dan memberi target rehabilitasi akan selesai dalam waktu dua minggu.

"Baru nanti tahapan kedua mengembalikan kepercayaan kita semuanya bahwa Pegunungan Tengah, bahwa Wamena ini adalah kota yang damai, yang aman, yang penduduknya, saya sudah empat kali ke sini, sudah sangat ramah tamah sekali. Jadi kalau ada kejadian ini, inilah tugas kita bersama untuk menyelesaikan," paparnya.
Presiden Jokowi juga mengatakan, Papua adalah provinsi yang pertama ia kunjungi usai dilantik pada 20 Oktober 2019 lalu. Menurutnya, tentu ada pesan jelas yang dapat langsung ditangkap dari fakta tersebut.

"Saya hanya ingin menunjukkan, setelah pelantikan pada periode ini yang saya kunjungi pertama adalah Tanah Papua. Pesan yang ditangkap mestinya jelas. Pesannya apa? Jelas. Enggak usah saya jelaskan," tandasnya.

Dalam pertemuan tersebut, Jokowi didampingi oleh antara lain, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Wakil Menteri PUPR Wempi Wetipo, Plt. Kapolri Komjen Ari Dono, dan Gubernur Papua Lukas Enembe.

Rumah dan Ruko Direhab
Rehabilitasi Pasar Wouma sendiri ditargetkan Jokowi akan rampung dalam tempo dua pekan. Ada pun pihak yang akan mengerjakan perbaikan pasar tersebut adalah dari Zeni TNI. "Tadi saya sudah berikan target dua minggu rampung, dikerjakan oleh Zeni selesai. Insyaallah selesai dua minggu. Sudah langsung bisa dipakai, sehingga kegiatan ekonomi yang berada di pasar ini kembali pulih secepat-cepatnya," imbuhnya.

Tak hanya pasar, Jokowi juga telah memerintahkan jajarannya untuk merehabilitasi rumah warga maupun rumah toko (ruko) yang rusak akibat kerusuhan. Menurutnya, perbaikan rumah warga akan dikerjakan secara swakelola, kerja sama Zeni dengan BUMN, agar lebih cepat.

"Ini kita ingin semuanya dikerjakan cepat, kembali semuanya normal, ekonomi juga bergerak kembali normal. Saya kira itu yang kita harapkan di Wamena. Bukan hanya ekonomi di Wamena dan sekitarnya, kita harapkan di Tanah Papua juga sama. Saya mengecek beberapa di Papua Barat, di sini, akan normal kembali," jelasnya.

Sementara itu, untuk rehabilitasi kantor Bupati akan dikerjakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Hingga saat ini, menurut Kepala Negara, perbaikan tersebut masih dalam proses. "Yang penting cepat dikerjakan, anggarannya dari (Kementerian) PU," lanjutnya.

Dalam kesempatan itu, Jokowi turut mengimbau agar seluruh masyarakat belajar dari pengalaman dan menjadikannya pelajaran yang baik. Masyarakat juga harus memegang komitmen untuk bersatu membangun Tanah Papua.

"Kalau yang berada di sini semuanya memegang komitmen untuk tetap selalu bersatu, bersama-sama membangun Tanah Papua, saya kira kesejahteraan dan kemakmuran akan cepat kita peroleh. TNI dan Polri siap menjamin keamanan agar roda ekonomi kembali normal. Ya negara ini, Indonesia adalah negara besar. Jadi kalau ada masalah, ada problem kita selesaikan. Yang paling penting masalahnya selesai," ungkapnya.

Saat meninjau Pasar Wouma, Presiden Jokowi didampingi oleh Ibu Negara Iriana, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Plt. Kapolri Komjen Ari Dono, Gubernur Papua Lukas Enembe, dan Bupati Jayawijaya Jhon Banua. (dm)

Post a Comment

0 Comments