Ticker

6/recent/ticker-posts

Jalan Banja Loweh Masih Rusak


 
Ruas badan jalan kabupaten yang rusak di nagari Banja Loweh, Kecamatan  Bukik Barisan
dutametro.com, (LIMAPULUH KOTA) - Jalan Kabupaten Limapuluh Kota, Provinsi Sumatera Barat yang melewati Nagari Banja Loweh dan Nagari Koto Tangah, Kecamatan Bukik Barisan, Kabupaten Limapuluh Kota, masih banyak yang mengalami kerusakan yang berarti. Diperkirakan sepanjang 1 kilometer (km) jalan di kawasan itu pada sejumlah titik berlobang dan berlumpur.
Sebagian lagi aspal jalan sudah mengelupas meninggalkan kerikil dan lobang di badan jalan, ketika hujan turun lobang jalan dipenuhi air. Sehingga kelancaran lalulintas di kawasan jalan rusak tersebut terkendala. Kerusakan jalan beberapa titik berada di Banja Loweh dan sejumlah titik lagi berada di Koto Tangah, menuju ke Tanjung Bungo, Kecamatan Suliki..
“Tak hanya itu, kita melihat kerusakan jalan kabupaten itu, juga terjadi dari Nagari Koto Tangah, menuju Nagari Tanjung Bungo Suliki,”ungkap salah seorang pengguna jalan yang mengaku bernama Mardinus dalam keterangannya kepada Haluan di Banja Loweh, Sabtu, (19/10).
Ia berharap kepada pemerintah kabupaten Limapuluh Kota, melalui Dinas terkait untuk menyempurnakan perbaikan jalan yang rusak utamanya dari Banja Loweh, ke Koto Tangah, jika memungkinkan sampai ke Nagari Baruh Gunung. Dengan jalan yang memadai diharapkan hasil bumi warga cepat sampai di pasar terdekat, begitu juga kebutuhan pokok masyarakat di nagari bisa sampai lebih cepat.
Salah seorang tokoh masyarakat Kabupaten Limapuluh Kota, Safaruddin Dt.Bandaro Rajo yang diminta komentarnya sekaitan dengan kerusakan jalan di Kecamatan Bukik Barisan itu kemarin menuturkan, jalan di kawasan itu masih jalan kabupaten yang bertanggung jawab untuk memperbaikinya Pemkab setempat melalui Dinas PU/PR Lmapuluh Kota.
 “Memang, sejumlah titik jalan di Banja Loweh dan Koto Tangah masih banyak yang rusak mengkhawatirkan. Selain badan jalan berlobang juga dipenuhi air hujan, sehingga menimbulkan lumpur. Di sisi lain sebagian aspal jalan sudah mengelupas dan menyisakan kerikil di badan jalan.
“Para pengendara mobil pribadi, angkutan umum maupun truk dan sepeda motor perlu berhati hati melewati jalan tersebut, supaya tidak sampai menimbulkan kecelakaan di badan jalan, akibat badan jalan yang rusak dan berlubang itu,”ulas anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat itu.
Dikatakan S.Dt. Bandaro Rajo, masyarakat nagari yang dilewati jalan kabupaten tersebut sangat berharap kepada pemerintah kabupaten Limapuluh Kota untuk perbaikan terhadap jalan tersebut. “Minimal dilakukan penimbunan badan jalan yang berlubang, supaya jangan sampai menimbulkan korban bagi penggguna jalan tersebut, “tuturnya.
 Hal senada juga disampaikan Hendri, ia juga menyampaikan harapan kepada dinas terkait, hendaknya jalan rusak dapat diperbaiki dalam waktu cepat, minimal penimbunan badan jalan yang berlobang. Apabila dibiarkan lubang jalan berlama lama, dikhawatirkan bakal menyebabkan kecelakaan, sebutnya.
Selain itu kerusakan juga menyebabkan jarak tempuh yang diperlukan pengendara menjadi lebih lama.  Keadaan seperti sekarang tentu sangat membahayakan pengendara apalagi ketika musim hujan, lobang menganga terisi air hujan. Pihak Pemprov atau Dinas PU Sumbar terkait seperti Prasjaltarkim diharapkan serius menanggapi hal tersebut.
Untuk pergi ke nagari Banja Loweh dan Koto Tangah, dari Payakumbuh, menuju Limbanang, terus ke Nagari Anding dan Guntung dan belok kiri melewati dua nagari itu terus ke Sungai Naniang dan Baruah Gunung yang merupakan nagari terujung di sebelah Utara Kabupaten Limapuluh Kota.
Pantauan Haluan  ke lokasi jalan rusak, Sabtu (19/10) terlihat badan jalan dalam kondisi berlubang dan digenangi air hujan dan menimbulkan lumpur. Sejumlah titik lagi aspalnya sudah rusak dan juga menyisakan lubang di badan jalan. Para pengendara kendaraan bermotor yang lewat di lokasi jalan berlubang itu, tampak hati hati melewati lubang jalan. (dm)