Ticker

6/recent/ticker-posts

INTER VS DORTMUND, Bayang-Bayang Tren Negatif



Striker anyar Inter Milan, Romelo Lukaku, menjadi tumpuan lini depan saat timnya menjamu Borussia Dortmund pada matchday 3 Grup F Liga Champions, Kamis dini hari (24/10).


dutametro.com, (MILAN) —
Inter Milan akan menjamu Borussia Dortmund pada matchday 3 Grup F Liga Champions , Kamis dini hari (24/10). Inter tanpa kemenangan dalam empat laga terakhir di Eropa, bahkan selalu kalah dalam empat laga kandang terakhir kontra klub asal Jerman. Melawan Dortmund, Inter perlu memutus tren-tren negatif itu untuk menghidupkan peluang.
Inter Milan akan menjamu Borussia Dortmund di Stadio San Siro-Giuseppe Meazza. Sejauh ini, Inter Milan baru mengumpulkan satu poin di pentas Eropa, sementara tim tamu telah mengantongi empat poin dari dua laga terdahulu.

Bersama pelatih baru Antonio Conte, Inter Milan gagal meraih hasil memuaskan di laga pertama. Menjamu Slavia Praha, Inter terhindar dari kekalahan dan meraih hasil imbang 1-1 berkat late goal Nicolo Barella. Kemudian, Inter takluk 1-2 di kandang Barcelona, padahal mereka unggul lebih dahulu lewat gol cepat Lautaro Martinez pada menit ke-3.

Sementara itu, Dortmund telah menumbangkan tuan rumah Slavia Praha 2-0 lewat sepasang gol Achraf Hakini pada matchday kedua. Sebelumnya, Marco Reus dan kawan-kawan bermain imbang 0-0 kala menjamu Barcelona.

Akhir pekan kemarin, Inter mengalahkan tuan rumah Sassuolo 4-3 di Serie A. Lautaro dan Romelu Lukaku masing-masing menyumbang dua gol, tapi Inter dibuat cemas karena kebobolan tiga gol dalam satu pertandingan. Sementara di Bundesliga, Dortmund juga meraih kemenangan. Gol tunggal Marco Reus memastikan Dortmund menang 1-0 atas sang tamu Borussia Monchengladbach.

Adu Statistik
Terdapat beberapa data dan fakta yang melatarbelakangi pertandingan di Stadio San Siro - Giuseppe Meazza dini hari nanti. Grup F saat ini dipimpin Borussia Dortmund dengan empat poin, diikuti Barcelona dengan poin yang sama, disusul Slavia Praha dan Inter Milan yang sama-sama mengantongi sebiji poin.

Dalam dua pertandingan pertamanya, Inter mencetak 2 gol dan kebobolan 3 gol, sedangkan Dortmund mencetak 2 gol dan belum pernah kebobolan. Inter dan Dortmund sebelumnya sudah saling berhadapan sebanyak 4 kali. Mereka pertama kali bertemu di Semifinal European Champions Clubs' Cup pada 1964, kemudian di perempat final UEFA Cup 1993/94.

Pada tahun 1964, Inter menang agregat 4-2 (2-2 tandang, 2-0 kandang). Sementara pada 1994, Inter kembali menang agregat 4-3 (3-1 tandang, 1-2 kandang). Sebelum itu, pertemuan terakhir Inter dengan klub Jerman adalah melawan Eintracht Frankfurt di babak 16 besar Liga Europa 2018/19, di mana Inter kalah agregat 0-1 (0-0 tandang, 0-1 kandang).

Sementara itu, pertemuan terakhir Dortmun dengan klub Italia adalah saat melawan Atalanta pada babak 32 besar Liga Europa 2017/18, di mana Dortmund berhasil menang agregat 4-3 (3-2 kandang, 1-1 tandang).

Inter begitu berat di Eropa dengan kenyataan tanpa kemenangan dalam empat laga terakhir. La Baneamata juga hanya mampu mencetak dua gol. Bahkan, Inter tanpa kemenangan dalam enam laga terakhirnya di Liga Champions (M0 S3 K3), dan hanya mencetak 4 gol. Selain itu, Inter selalu kalah dalam empat laga kandang terakhir melawan klub-klub Jerman.

Inter tercatat hanyak menang satu kali dalam tujuh laga kandang terakhir melawan klub-klub Jerman, yakni saat menang 4-0 melawan Werder Bremen pada fase grup Liga Champions pada September 2010, di mana tahun itu Inter berhasil mengarak Piala Kuping Besar ke Kota Milan.

Catatan lain yang patut disorot, striker Inter, Lautaro Martinez, selalu mencetak gol dalam 3 penampilan terakhirnya untuk Inter di semua kompetisi (total 4 gol). Tiga pencetak gol terbanyak Inter di semua kompetisi saat ini antara lain, Lautaro Martinez (5), Romelu Lukaku (5), dan Stefano Sensi (3).

Sementara itu, Dortmund cuma menang 2 kali dalam 7 laga terakhir di Liga Champions (M2 S2 K3). Dortmund juga cuma menang 3 kali dalam 13 laga tandang terakhir di Eropa, tapi tiga kemenangan itu mereka dapatkan dalam lima laga terkini. Selain itu, Dortmund berhasil menang tiga kali dalam sembilan laga tandang terakhir melawan klub-klub Italia.

Untuk pemain yang patutu diwaspadai, Dortmund punya Achraf Hakimi yang telah mencetak tiga gol dalam tiga penampilan terakhirnya. Tiga pencetak gol terbanyak Dortmund di semua kompetisi musim ini adalah, Paco Alcacer (7), Marco reus (6), dan Achraf Hakimi (4). (dm)