Ticker

6/recent/ticker-posts

EXPO NAGARI KOTO TANGAH SIMALANGGANG, TAMPILKAN POTENSI KEKAYAAN ALAM


dutametro.com, (LIMAPULUH KOTA) - Expo Nagari Koto Tangah Simalanggang, Kecamatan Payakumbuh, Kabupaten Limapuluh Kota tahun 2019, berlangsung meriah dengan menampilkan stand pameran berupa promosi potensi kekayaan alam yang ada di daerah ini. Selain itu dalam bentuk  sosial, kuliner, budaya dan seni.
 Bupati Limapuluh Kota H.Irfendi Arbi, ketika membuka Expo Nagari Koto Tangah Simalanggang tersebut, mengatakan, pemerintah daerah sangat mengapresiasi kegiatan Expo tersebut. Lagi pula untuk pertama kalinya expo digelar di nagari setempat. Kegiatan itu berlangsung di lapangan Tigo Selo Koto Tangah Simalanggang, Rabu (23/10).
Dikatakan, Expo Nagari  yang digelar anak nagari setempat memberi warna tersendiri dalam meningkatkan  perekonomian nagari, yang menampilkan produk-produk rumah tangga seperti makanan, kerajinan dan usaha rumah tangga seperti bordi dan kerajinan lainnya yang mempunyai nilai jual.
Ketua panitia  Rahmad Yusuf menyebut, acara Expo Nagari Koto Tangah Simalanggang Tahun 2019, adalah atas masukan atau ide para pemuda pemudi nagari. Sedangkan persiapan dilakukan siang malam demi suksesnya acara.
Menurut dia, kegiatan ini didukung penuh oleh semua lini ataupun lapisan masyarakat, mulai dari KAN, Bamus, unsur pemerintahan nagari, tokoh masyarakat, karang taruna.
“Menyongsong tema ‘101 Tahun Merangkai Warna Nagari.’ Melalui Expo Nagari Koto Tangah Simalanggang Tahun 2019 ini, tidak lain untuk menggali dan memajukan potensi-potensi yang ada guna kesejahteraan masyarakat,” ucap Rahmad Yusuf.
Acara yang digelar selama 4 hari itu, dimulai tanggal 23-26 Oktober 2019 yang melibatkan Dinas Perdagangan Koperasi dan UMKM, Dinas Pendidikan, Dinas Peternakan, BKKBN, Dinas Pangan, Dinas Perhubungan serta OPD lainnya. “Selain itu juga ada Forum UMKM, Kelompok Wanita Tani (KWT) Pincuran Tujuah, PKK Jorong/ Nagari dan lainnya,” sebut Rahmad Yusuf.
Tak hanya itu, juga akan diadakan festival Pandang Karambia, lagu minang, peragaan baju kuruang basiba tradisional dan modern. Sedangkan untuk lomba kemampuan dan kreativitas yakni, lomba mengarang cerita (Tingkat SD), baca puisi serta lomba paduan suara tingkat taman kanak-kanak. kemudian lomba Tahfidz Quran usia 6- 15 Tahun.
            Pada acara pembukaan cukup meriah menampilkan tarian kolosal oleh ratusan anak nagari yang disaksikan ratusan masyarakat dan undangan yang tumpah-ruah memadati lapangan Bola Kaki Tigo Selo. Ekspo nagari itu, melibatkan juga Media Patner, Feymil Chang, New Blue City Agency, Beri Mirsha, Sudut Payakumbuh dan Berita Sumbar. (dm)

Post a Comment

0 Comments