Ticker

6/recent/ticker-posts

3.900 Guru TPQ Ikut Ujian Sertifikasi





dutametro.com, (PADANG) -- Pemerintah Kota (Pemko) Padang melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) mengadakan ujian sertifikasi bagi guru TPQ/TQA dan MDT Kota Padang. Ujian sertifikasi kali ini diikuti 3.900 lebih guru TPQ/TQA dan MDT.

Wali Kota Padang, Mahyeldi Ansharullah mengatan, pelaksanaan ujian sertifikasi ini untuk melihat dan meningkatkan kompetensi dari seluruh guru TPQ/TQA dan MDT se-Kota Padang.

"Harapan kita itu agar seluruh guru itu memenuhi syarat-syarat untuk mengajar. Seperti bacaan Alqurannya yang sudah sesuai dengan hukum-hukum bacaannya," katanya seusai membuka pelaksanaan sertifikasi guru TPQ/TQA dan MDT se Kota Padang di Masjid Nurul Iman, Rabu (23/10).

Ia mengatakan, setelah ujian sertifikasi ini akan ditentukan sertifikasi guru TPQ/TQA dan MDT tersebut yang terbagi tiga, yakni sertifikasi A, sertifikasi B, dan sertifikasi C. Namun, dirinya berharap agar seluruh guru yang mengikuti ujian ini bisa berada di sertifikasi A."Tidak apa-apa, kami siap mengeluarkan anggaran demi kebaikan seperti ini. InsyaAllah kalau memang semua layak, akan kita anggarkan," ujarnya.

Nantinya, kata Mahyeldi, apabila setelah ujian ini masih banyak yang bersertifikasi C, secara bertahap akan diberikan pelatihan untuk dapat meningkatkan kualitas sehingga nantinya semua guru TPQ/TQA dan MDT dapat berkualitas. "Yang jelas tidak ada kuota untuk sertifikasi A. Semua bisa kalau memang pantas, jadi nantinya tidak ada yang merasa dirugikan," sebutnya.

Dikesempatan yang sama, Kabag Kesra  Kota Padang, Jamilus mengatakan, guru yang mengikuti ujian sertifikasi guru TPQ/TQA dan MDT ini merupakan guru yang telah mendaftar pada Agustus lalu. "Ini merupakan upaya kita untuk meningkatkan kompetensi para guru TPQ/TQA dan MDT dalam proses belajar mengajar nantinya. Sehingga diharapkan nantinya mereka dapat melahirkan generasi muda yang Qurani dan berakhlakhul karimah," katanya.

Untuk persyaratan guru yang dapat ikut ujian sertifikasi ini, katanya, sudah mengajar selama 4 tahun. Jika  jumlah murid 15-20 orang di tempat tersebut, guru yang boleh ikut hanya satu orang. Sedangkan jika memiliki murid 100 orang, pengurus TPQ/TQA dan MDA bisa mengutus 5 orang guru.

"Setelah itu TPQ/TQA dan MDT terakreditasi oleh BKS, memiliki surat keterangan mengajar, memiliki surat izin operasional dari Kemenag Kota Padang dan sejumlah persyaratan lainnya. Untuk pendaftaran, dilakukan oleh kepala TPQ/TQA dan MDT yang bersangkutan," sebutnya.

Hasil ujian ini nantinya selain melihat dari nilai kemampuan membaca Alquran, nilai menulis Alquran, nilai micro teaching, ada juga penilaian dari portofolio para guru. Seperti prestasi yang telah diraih oleh peserta, pengalaman mengajar, lama mengajar dan lainnya.

Ia mengatakan, bagi peserta yang nilai ujian sertifikasinya A akan diberikan insentif oleh Pemko Padang sebesar Rp500.000 per bulan. Untuk nilai sertifikasi B sebesar Rp350.000 per bulan dan sertifikasi C sebesar Rp250.000 per bulan.

"Mudah-mudahan dengan adanya bantuan insentif ini bisa memacu semangat para guru untuk lebih giat lagi dalam mendidik anak-anak sehingga dapat melahirkan generasi muda yang cinta Alquran dan berakhlak mulia," sebutnya. (dm).

Post a Comment

0 Comments