Ad Code

Responsive Advertisement





























Ticker

6/recent/ticker-posts














6/Sumatera Barat/hot-posts



Olahraga

6/Olahraga/hot-posts

Facebook


Sumatera Barat


Hot Widget

recent/hot-posts
Polri Buka Penerimaan untuk Siswa Sekolah Inspektur Polisi Sumber Sarjana Sus Dokter  || dutametro

Posted by: On August 05, 2021







Padang, dutametro.com. - Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) kembali membuka kesempatan bagi putra putri terbaik bangsa Indonesia untuk menjadi anggota Polri. Kali ini untuk Sekolah Inspektur Polisi Sumber Sarjana (SIPSS) khusus Dokter spesialis TA. 2021.


Persyaratan khusus untuk peserta adalah untuk Dokter Spesialis Jantung, Dokter Spesialis Paru, Dokter Spesialis Anak, Dokter Spesialis Penyakit Dalam, Dokter Spesialis Anastesi, Dokter Spesialis Patologi Klinik, Dokter Spesialis Radiologi, Dokter Spesialis THT, Dokter Spesialis Bedah, Dokter Spesialis Saraf, Dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi (Obgin), Dokter Umum (Profesi). Keseluruhan dokter spesialis ini harus Strata Satu (S1).


Persyaratan lainnya adalah tinggi badan minimal untuk Pria adalah 155 (seratus lima puluh lima) CM, dan Wanita adalah 150 (seratus lima puluh) CM. Dengan batas usia maksimal 33 (tiga puluh tiga) tahun bagi Dokter Umum, dan 40 (empat puluh) tahun bagi Dokter Spesialis. 


Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Satake Bayu Setianto, S.Ik mengatakan, pendaftaran penerimaan Polri tersebut dimulai dari tanggal 4 sampai dengan tanggal 8 Agustus 2021.


"Untuk pendaftarannya melalui online dengan mengakses situs www.penerimaan.polri.go.id," kata Kombes Pol Satake Bayu. 


Disebutkan, sistem penerimaan ini dilakukan secara Terpadu, dengan menggunakan prinsip Bersih, Transparan, Humanis dan Akuntabel (BETAH).


"Ayo putra putri di Sumatera Barat, silahkan mendaftar dirinya. Masuk polisi gratis tidak dipungut biaya," ujarnya. (*)

Serka Saipul Fadillah Monitoring Distribusi Pupuk Bantuan Pemerintah || dutametro

Posted by: On August 05, 2021

 


BARABAI-, dutametro.com. -Pendampingan kepada petani terus dilaksanakan oleh Babinsa Kodim 1002/Hulu Sungai Tengah meskipun dimasa pandemi covid-19 yang sampai saat ini belum mereda.


Hal inilah yang dilakukan oleh Serka Saipul Fadillah Anggota Koramil 1002-08/Labuan Amas Utara melaksanakan pendampingan dan pemantauan penyaluran pupuk bantuan pemerintah untuk petani di desa Sungai Buluh Kecamatan Labuan Utara Kabupaten Hulu Sngai Tengah (HST). KAmis (05/08/2021).


Seperti disampaikan oleh PPL Desa Sungai Buluh Muslim bahwa sebanyak 13 ton pukuk jenis NPK 15-15 ini kami serahkan kepada gabungan kelompok tani Al Ikhlas yang diterima langsung oleh ketua Gapoktan bapak Abdul Muis disaksikan oleh bapak Babinsa.”ucapnya.


Sementara itu ketua Gapoktan Al Ikhlas Abdul Muis mengatakan bahwa 13 Ton pupuk NPK  ini nantinya akan kita bagikan kepada 15 kelompok tani yang ada di desa Sungai Buluh sesuai dengan instruksi dari Dinas Pertanian Kabupaten Hulu Sungai Tengah,’terangnya


Sedangkan Serka Saipul Fadillah dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa kehadirannya dalam penyaluran pupuk bantuan pemerintah ini meruapakan salah satu upaya pendampingan ke[ada para petani dalam meningkatkan produktifitas tanaman pertanian, juga untuk memastikan pupuk bantuan pemerintah sampai ke tangan para petani dengan tepat sesuai dengan sasaran,”ucapnya.


Semoga dengan bantuan pupuk ini, tanaman pertanian  para petani tumbuh dengan subur dan hasil panennya semakin meningkat, kita Bersama dengan PPL  secara terus mkenerus memberikan dorongan semangat dan motivasi kepada para petani untuk lebih giat lagi dalam meningkatkan produktifitas tanaman, apalagi dimasa pandemi covid-19,”tegas Saipul Fadillah.(pendim1002).

Kasus Covid 19 Meningkat, Satgas Covid 19 Lakukan Razia Masker Ratusan Warga Sikakap Terjaring || dutametro

Posted by: On August 05, 2021

 


Mentawai-, dutametro.com. -Kasus Covid 19 meningkat di Kabupaten Kepulauan Mentawai, Satgas Percepatan Penanganan Covid 19 Kecamatan Sikakap lakukan razia masker, ratusan warga terjaring razia masker di Desa Sikakap, Kecamatan Sikakap, Kabupaten Kepulauan Mentawai, Kamis (4/8)


Victor Camat Sikakap, menyebutkan, Sekarang kasus Covid 19 di Kabupaten Kepulauan Mentawai lagi meningkat untuk itu kami dari Satgas Covid 19 Kecamatan Sikakap menghimbau warga agar pakai masker waktu diluar rumah, dan didalam rumah, razia yang kita lakukan hari ini ada sekitar 100 orang yang terjaring razia masker, razia masker sudah sering kita lakukan tapi masih ada juga warga kita yang tidak pakai masker, bagi yang tidak pakai masker disuruh pulang kerumah untuk mengambil masker atau membeli masker ke kedai, katanya.


Waka Polsek Sikakap Ipda Yanuar, mewakili Kapolsek Sikakap, mengatakan, Satgas Covid 19 Kecamatan Sikakap sudah sering melakukan razia, tapi entah kenapa kesadaran masyarakat memakai masker itu sangat rendah sekali, kalau kita razia barulah mereka semua pakai masker, kalau kedapatan tidak pakai masker barulah mereka pasang maskernya, ada juga yang pergi membeli masker, jelasnya.


Sebelum melakukan razia, Satgas Covid 19 Kecamatan Sikakap melakukan swab PCR di Polsek Sikakap diikuti oleh Danramil 04 Sikakap Kapten INF Putra Damanik dan anggota, Waka Polsek Sikakap Ipda Yanuar dan anggota, anggota satpol PP Sikakap.


Danramil 04 Sikakap, Kapten INF Putra Damanik, mengatakan, pengambilan Swab PCR sangat bagus sekali dilakukan tujuannya supaya tahu apakah dalam tubuh ada virus Covid 19, kalau kita positif Covid 19 tinggal Isolasi dan olah raga, kalau imun tubuh kita kuat maka kita lebih cepat sembuhnya, apa lagi kalau kita sudah di vaksin, untuk itu kepada masyarakat yang belum di vaksin Covid 19 mari datangi sarana-sarana kesehatan seperti  Puskemas-puskesmas dan posko-posko vaksin Covid 19 untuk minta suntik vaksin Covid 19, tuturnya.sl

PANGLIMA TNI DAN KAPOLRI SERENTAK DATANG KE KALSEL, ADA APA? || dutametro

Posted by: On August 05, 2021



Banjarbaru - dutametro.com. -


Dalam agendanya, Panglima TNI Marsekal TNI Dr. (H.C.) Hadi Tjahjanto, S.I.P. dan Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo., M.Si, melaksanakan kunjungan kerja ke Kalimantan Selatan pada Kamis, (05/08/2021). 


Kedatangan Panglima TNI dan Kapolri ke Kalimantan Selatan disambut oleh Pj. Gubernur Kalsel, Kapolda Kalsel, Danrem 101/Antasari, Danrindam VI/Mulawarman, Danlanud Syamsudin Noor, dan Dandim 1006/Banjar di VIP Rom Bandar Udara Syamsudin Noor, Kalimantan Selatan. 


Kunker tersebut dalam rangka pertemuan atau rapat dengan Forkopimda (Forum Koordinasi Pimpinan Daerah) Provinsi Kalsel, Kota Banjarmasin, dan Kota Banjarbaru, serta melaksanakan tracing melalui aplikasi Silacak dan InaRISK. 


Aplikasi Silacak adalah program penguatan tracing dalam penanganan pandemi covid-19, sedangkan InaRISK adalah aplikasi yang bertujuan untuk mendeteksi penyebaran covid-19 dan menyusun strategi pelaksanaan program, kebijakan, serta kegiatan untuk mengurangi risiko bencana Virus Corona. 


Dengan tetap menerapkan protokol kesehatan, Panglima TNI dan Kapolri bersama rombongan melaksanakan kunjungan singkat di Kalimantan Selatan, dengan agenda kegiatan tatap muka kepada Forkopimda Provinsi Kalsel, Kota Banjarmasin dan Kota Banjarbaru di Auditorium DR. K.H. Idam Chalid Banjarbaru, dilanjutkan pengecekan dan penggunaan aplikasi Silacak dan InaRISK kepada Kepala Puskesmas, Babinsa, Babinkamtibmas dan Kepala Kelurahan. 


Panglima TNI dalam pengarahannya mengatakan "Beberapa hari lalu kita melaksanakan rapat terbatas terkait penanganan covid-19, kita berupaya menekan laju penularan Covid-19, pada bulan Mei 2021 kita dikagetkan dengan varian baru Delta yang lebih hebat dari virus dari Wuhan, saat ini trend laju penularan di Indonesia masih terus berjalan dan kasus Covid-19 wilayah Banjarmasin berada di Level 4" ucapnya


Kepada Bapak Gubernur dan Bapak Walikota, kemarin saya sudah melaksanakan pelatihan tracer dan segera kita lihat implementasi di lapangan, setiap petugas tracer harus memberi laporan kepada aplikasi Silacak dan InaRISK, harapan saya pelaksanaan tracer di setiap Puskesmas dapat berjalan dengan baik, kerjasama dengan Babinsa dan Babinkamtibmas.


"Oleh sebab itu tugas untuk menekan laju penularan harus kita laksanakan, setiap kasus konfirmasi harus dilaksanakan entry test dengan rapid antigen atau PCR, kalau OTG maka dilaksanakan isolasi selama 10 hari, setelah itu dilaksanakan test dengan Antigen atau PCR, sedangkan bergejala maka dilaksanakan isoter selama 14 hari, setelah itu test Antigen atau PCR. Kemudian terkait kontak erat, harus ada strategi komunikasi yang baik untuk bisa membujuk masyarakat yang tanpa gejala untuk karantina, kalau hasilnya reaktif maka dilaksanakan isoter dan pelaksanaan karantina harus benar-benar dipahami dan apabila ada permasalahan harus dapat diatasi oleh Babinsa dan Babinkamtibmas" sebutnya


Lebih lanjut "Harus tersedia paket obat untuk masyarakat yang sedang melaksanakan perawatan, mekanisme inilah harus kita lakukan untuk bisa menekan penularan. Kedatangan saya kesini ini mengajak untuk menekan kasus konfirmasi Covid-19 dengan tracing kontak erat, solusinya kasus konfirmasi masuk karantina/isoman dan isoter, kemudian setelah melaksanakan tracing kontak erat adalah dengan program vaksinasi. Namun kita juga menitip pesan bahwa kita harus memulai kebiasaan baru dengan menggunakan masker, apabila sudah merasa tidak enak badan laksanakan isoman, Isoman itu tanpa perintah dan kesadaran" 


"Kita harus terus-menerus sampaikan kepada masyarakat, kita harus bisa berdampingan dengan Covid-19, namun kita tidak terkena Covid-19 dengan kebiasaan baru memakai masker dan apabila kurang enak badan, laksanakan isoman, petugas di lapangan, Babinsa dan Babinkamtimbas hanya bertugas input data aplikasi Silacak dan InaRISK dan Covid 19 adalah ancaman global yang harus kita lawan bersama." Pungkasnya


Sedangkan Kapolri dalam pengarahannya mengatakan "Harapan kita peningkatan vaksinasi bisa benar-benar terwujud, yang perlu saya ingatkan kelonggaran yang diberikan oleh pemerintah tolong diawasi terkait penanganan masalah kesehatan dan pandemi Covid-19, penurunan level perlu kerja keras, tetap harus diingatkan tetap memakai masker dan menghindari kerumunan, walaupun sedang dalam PPKM, harapan kita pertumbuhan ekonomi tetap bisa positif" ucapnya


"Kalau kepatuhan tidak muncul dari kesadaran akan berdampak terhadap masalah potensi meningkatnya Covid-19. Perketat pengawasan protokol kesehatan, cek juga stok obat kita, koordinasi dengan kementerian kesehatan, terkait ketersediaan oksigen, kita juga akan bantu dari pusat, atur distribusi dengan baik". 


"Terkait pembatasan yang ada, ada masyarakat terdampak, tolong bantu distribusi bantuan agar bisa sampai kepada masyarakat yang membutuhkan. Dari penyerapan anggaran yang ada, perlu ada pendampingan, apa yang dibutuhkan masyarakat bisa tersalurkan dan selalu bekerjasama, kalau ada masalah, sampaikan ke komando atas untuk dipecahkan bersama. Tetap layani masyarakat yang membutuhkan vaksinasi dan terus sinergi dan solid sehingga bisa menangani pandemi Covid-19 dengan baik dan bisa kita lalui dengan baik", pungkasnya. 


Pada kesempatan tersebut Panglima TNI dan Kapolri memberikan bantuan oksigen konsentrat kepada Walikota Banjarmasin dan Walikota Banjarbaru. 


Usai melaksanakan rangkaian kegiatan di Kalsel, Panglima TNI dan Kapolri kemudian melalui VIP Room Bandara Syamsudin Noor Banjarbaru untuk melanjutkan agendanya menuju Kota Balikpapan, Kalimantan Timur (Penrem 101/Ant).

Beras Bansos Berkutu, Ketua DPD Ingatkan Quality Control Sebelum Didistribusikan || dutametro

Posted by: On August 05, 2021



SURABAYA,dutametro.com. - Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, meminta pihak terkait melakukan quality control sebelum mendistribusikan beras untuk bantuan sosial (bansos). Hal ini disampaikan LaNyalla menyusul ditemukannya beras bansos yang berkutu.


LaNyalla juga meminta masyarakat mengembalikan beras bantuan sosial (bansos) yang mereka terima jika berkutu dan kuning. Kementerian Sosial pun diharapkan bertanggung jawab.


“Kembalikan saja kalau beras bansos yang diterima tidak layak konsumsi. Segera minta ganti dengan yang kualitasnya lebih bagus. Saya kira Kemensos dan Bulog akan meresponnya dengan baik,” ujar LaNyalla di sela masa reses di Jawa Timur, Kamis (5/8/2021).


Beras yang dipenuhi kutu ini dijumpai Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Dardak, di Kabupaten Bangkalan, Madura. Beras-beras tersebut adalah bansos dari Kementerian Sosial dalam paket lima kilogram.  


Hal yang sama juga ditemukan di Kabupaten Jembrana, Bali. Puluhan kilogram beras bansos di masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dari Kemensos RI berwarna kekuningan. 


“Pembagian beras bansos berkutu ini sudah berkali-kali terjadi. Saya anggap aneh, mengapa masih saja berulang dan tidak belajar pada kejadian yang sebelum-sebelumnya. Artinya pemeriksaan produk dan quality controlnya tidak berjalan,” lanjutnya.


Sejak awal ketika bansos beras akan diberikan, sebenarnya LaNyalla sudah mengingatkan Kemensos dan Badan Urusan Logistik (Bulog) terkait kualitas beras. Dia meminta pemeriksaan terhadap beras bansos yang akan didistribusikan harus lebih teliti.


“Makanya saya pernah bilang perlu ada tim monitoring dan evaluasi. Selain menjaga kualitas beras, juga mengevaluasi proses distribusi dan memecahkan masalah di lapangan,” ujar dia.


LaNyalla juga menyinggung kemungkinan kasus serupa terjadi di daerah lain. Pemerintah daerah dan Bulog di wilayah perlu untuk mengecek kembali stok-stok beras di gudangnya masing-masing.


“Tidak semua bansos dari pemerintah kualitasnya jelek, tetapi poin yang ingin saya sampaikan adalah pentingnya kontrol kualitas secara rutin. Biasanya kualitas beras juga bergantung pada penyimpanan di gudang. Ini domain Bulog untuk memperhatikan stok beras yang ada,” jelas Mantan Ketua Umum PSSI itu.


Kementerian Sosial memang menyalurkan beras sebesar 5 kg untuk masyarakat pekerja sektor informal di kawasan Jawa-Bali yang terdampak PPKM.


Penerima bansos paket 5 kg itu adalah masyarakat yang tidak menerima atau di luar penerima tiga jenis bansos yang selama ini sudah berjalan, yakni Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT)/Kartu Sembako dan Bantuan Sosial Tunai (BST).(*)

Bertemu Dubes AS, Ketua DPD RI Singgung Pernyataan Joe Biden Soal Jakarta Tenggelam || dutametro

Posted by: On August 05, 2021



JAKARTA,dutametro.com. - Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, singgung Presiden Amerika Serikat, Joe Biden, yang menyatakan Jakarta akan tenggelam. Hal tersebut disampaikan LaNyalla ke Dubes Amerika Serikat untuk Indonesia Song Yung Kim, saat keduanya bertemu di Gedung Nusantara III, Lantai 8, Komplek Parlemen, Jakarta, Rabu (4/8/2021).


Menurut LaNyalla, bukan pernyataan heboh seperti itu yang ditunggu dari negara super power seperti Amerika. Melainkan solusi apa yang ditawarkan Amerika untuk mencegah hal tersebut. 


"Di bawah Presiden Joe Biden, kami belum melihat kejutan-kejutan positif dalam hubungan bilateral, kecuali pernyataannya yang menggemparkan itu. Kita justru minta solusinya apa, sebab untuk memindahkan ibu kota ke Kalimantan bukan hal yang mudah," ucapnya.


Sung Yong Kim menjelaskan bahwa pernyataan Presiden Joe Biden tersebut terkait dengan isu climate change. Dimana  permasalahan perubahan iklim merupakan masalah besar bagi seluruh dunia.


"Climate change menjadi konsen pemerintah AS di seluruh dunia, termasuk Indonesia. Ini prioritas tinggi kami.  Makanya perlu kerjasama yang kuat dalam penanganannya," ucap Sung.


Bahkan, kata Sung, utusan khusus Presiden AS untuk iklim John Kerry, sangat fokus melakukan komunikasi dan koordinasi terus dengan Kementerian terkait di Indonesia dalam hal itu.


Menanggapi hal itu, Ketua Badan Kerjasama Antar Parlemen (BKSP) Gusti Farid Hasan Aman, meminta agar berbagai dukungan dari AS dipercepat untuk mengantisipasi dampak perubahan iklim.


"Kita membutuhkan transfer teknologi, pendanaan dan peningkatan SDM yang bisa menangani soal iklim ini," ucap dia.


Selain Ketua DPD RI dan Ketua BKSP DPD RI, pertemuan dengan Dubes AS juga dihadiri oleh Wakil Ketua Komite II DPD RI Bustami Zainudin, Wakil Ketua BKSP Ali Ridho Azhari, Anggota BKSP Maya Rumantir, Sekjen DPD RI Dr. Rahman Hadi, M.Si.,  Deputi Persidangan Sefti Ramsiaty dan Deputi Administrasi Lalu Nikman Zahir.(*)

Ini Bentuk Sinergitas PSHT dan Polsek Kaliwungu Wujudkan Pasar Sehat || dutametro

Posted by: On August 05, 2021



KENDAL- JATENG,dutametro.com. -

Mewujudkan pasar sehat seperti yang diprogramkan Polres Kendal diperlukan kolaborasi dan dukungan dari semua pihak. Tidak hanya petugas keamanan dan satgas penanganan covid 19 saja, tetapi elemen masyarakat dituntut untuk bersama-sama mewujudkan pasar sehat agar perekonomian masyarakat kuat.


Seperti yang dilakukan Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) cabang Kendal ranting Kaliwungu yang ikut membantu melaksanakan tugas pengamanan di Pasar Pagi Kaliwungu.  Anggota yang ditempatkan bersinergi dengan tim lainnya seperti Polsek Kaliwungu, tenaga kesehatan dan dinas perdagangan serta paguyuban pedagang pasar pagi.


Ketua ranting PSHT Kaliwungu, Nurudin mengatakan kegiatan ini bentuk kepedulian mewujudkan pasar sehat dan mencegah serta mengendalikan penyebaran covid 19. “Sudah menjadi tugas bersama untuk mencegah penyebaran covid 19 dimanapun, salah satunya di pasar tradisisonal PSHT mendukung dan bersinergi bersama petugas kesehatan dan Polri,” katanya Kamis 05 Agustus 2021.


Lebih lanjut dikatakan, sinergitas ini juga sebagai bentuk tanggungjawab bersama mendukung program pasar sehat agar perekonomian warga kembali normal dan kuat. “Dengan pasar sehat maka ekonomi rakyat menjadi kuat, inilah yang menjadi tujuan PSHT ikut mendukung program pasar sehat,” imbuhnya.


Paguyuban Pedagang Pasar Pagi Faisal Mukri mengatakan, pihaknya siap melaksanakan perintah Bupati Kendal yang meminta setiap pintu dijaga petugas. “Namun untuk mengandalkan petugas dari TNI dan Polri kemungkinan sulit karena terbatas, oleh karenanya kita akan mengandeng komponen masyarakat lainnya untuk bersama menjaga pasar,” tegasnya.

dutametro.com/Marsandi

Komisi III DPR RI Apresiasi Pelaksanaan Vaksinasi Meredeka Candi Polres Sukoharjo || dutametro

Posted by: On August 05, 2021



Sukoharjo,dutametro.com. - Menyambut HUT RI ke 76, Polres Sukoharjo gelar Vaksinasi massal, kegiatan berlangsung di dua tempat yakni Gedung Graha PGRI Sukoharjo, sedangkan Polsek jajaran dilaksanakan sebanyak 12 Puskesmas. Kamis (5/8/2021).


Hadir dalam kegiatan antara lain, Bupati Sukoharjo (Etik Suryati), Komisi III DPR RI (Eva Yuliana), Kapolres Sukoharjo AKBP Wahyu Nugroho S, SIK, M.PICT. M.Krim, Danramil Sukoharjo Kota mewakili Dandim 0726 Sukoharjo, Ketua NU Sukoharho Kyai Khonsum, Ketua Muhammadiyah Sukoharho Kyai Wiwoho.


Dalam kegiatan Vaksiansi ada sejumlah tahapan yang harus dilalui yang pertama Pendaftaran, kedua Skrining dan anamnase yaitu peserta Vaksin diperiksa kesehatannya, ketiga penyuntikan Vaksin, dan yang ke empat observasi selama 30 menit.


Peserta yang di Vaksin diantaranya Pondok Pesantren Al Muayyad Windan, Imam Syuohodo, Al Ukhuwah, Singo Ludiro, Ojol Grab dan Gojek, PSHT, Pagar Nusa, Kera Sakti, Sardulo Seto, Winongo, Yayasan Gema Salam (Eks Napiter), Relawan Pemulasaran, NU, Muhammadiyah, MTA, LDII, HMI, IMM, KAMMI, BEM UMS, BEM UNIVET.


Dalam kesempatan itu, Bupati Sukoharjo Etik Suryati menyampaikan kepada peserta vaksin, agar setelah di vaksin tetap mematuhi prokes 5M.


Begitu pula Komisi III DPR RI Eva Yuliana, mengapresiasi Polri khususnya Polres Sukoharjo dalam pelaksanaan Vaksinasi Merdeka Candi, Hal tersebut merupakan peran serta Polri dalam mendukung pengendalian covid19 dengan melaksanakan vaksinasi untuk percepatan mencapai imunitas global.


Hal senada disampaikan Ketua NU Sukoharho Kyai Khonsum dan Ketua Muhammadiyah Sukoharho Kyai Wiwoho, pihaknya mengapresiasi Polri dan Polres sukoharjo khususnya, serta berterima kasih atas pengikutsertaan warganya untuk mendapatkan vaksinasi.


Tidak ketinggalan Mewakili Yayasan Gema Salam Ustad Jack Harun dan Nangndut, juga mengapresiasi dan berterima kasih atas pelaksanaan vaksinasi ini.


Sambil memantau pelaksanaan Vaksinasi di Gedung PGRI, pada jam 15:00 wib, karena dagangan tak kunjung habis, Kapolres Sukoharjo memborong dagangan PKL yang berjualan di lokasi, di antaranya Pedagang Cilok, Pedagang Siomay, dan Pedagang Minuman, untuk dibagikan ke pengunjung.


(Vio Sari/Humas)

Jambret HP,  Dua Pelaku diciduk Petugas || dutametro

Posted by: On August 05, 2021



PIDIEJAYA,dutametro.com.-


Tim Opsnal Polres pidie jaya berhasil mengamankan dua pelaku yang diduga jambret di Jalan Banda Aceh Medan kecamatan Tringgadeng Pidie Jaya Rabu 04/08/2021.



Kapolres Pidie jaya

AKBP Musbag Ni'am,

Melalui Kasatreskrim Iptu Dedy Miswar,pada Jurnalis Dutametro

mengatakan, Penangkapan dua pelaku yang berinisial,

MN,(21) ek pelajar warga Pante Raja, dan

HJ (17) pelajar asal Bandar Baru, berdasarkan laporan korban bernama Putri Anna Fadla (16) warga Bandar Baru.


Menurut Kasat  Pelaku yang berinisial  MN dan HJ merampas HP milik korban pada hari Minggu lalu, pada saat itu korban sedang melintas di jalan hendak pulang kerumah, tiba - tiba dari  arah belakang datang terlapor CS dengan mengendarai sepeda motor merk Honda PCX warna hitam dengan nopol BL 4277 OI langsung merampas Hp milik pelapor dan kemudian melarikan diri ke arah Banda Aceh.



Lanjutnya,

Kemudian Tim Opsnal Sat Reskrim Polres Pidie Jaya melakukan penyelidikan terhadap Pencurian tersebut yang terindakasi berdomisili di Gampong, Tu  Pante Raja, setelah melakukan penyelidikan pada tgl 4 Agustus sekira pukul 02.00 WIB berhasil mengamankan 1 pelaku  inisial MN, kemudian Tim Opsnal melakukan pengembangan terhadap pengakuan terlapor MN yang bahwa pada saat melakukan kejahatan  tersebut bersama temannya HJ,berdasarkan pengakuan MN  petugas menangkap  HJ  dikediamannya.



Untuk kepentingan penyelidikan

pelaku dan barang bukti berupa satu unit sepeda motor dan satu Hp sudah diamankan petugas.


Akibat dari perbuatan tersebut kedua pelaku dijerat dengan pasal,

363 Jo 365 KUHP, dengan ancaman 7 tahun penjara.(HERRY)

Kapolres Kendal Bagi Jamu, Istri Jadi Vaksinator || dutametro

Posted by: On August 05, 2021



KENDAL- JATENG, dutametro.com. -

Pelaksanaan Vaksinasi Merdeka Candi 2021 di jajaran Polres Kendal dilaksanakan di Stadion Utama Kebondalem Kendal, Kamis(5/8/2021).

Pendaftaran Vaksinasi Merdeka Candi ini via aplikasi WhatsApp (WA) ini dilakukan Polres Kendal untuk  menghindari kerumunan saat antri vaksin. 

“Pendaftaran vaksinasi melalui aplikasi WhatsApp yang kita lakukan ternyata berhasil dan warga yang sudah mendaftar bisa mengantri secara tertib dan tidak ada kerumunan. Karena peserta vaksin yang datang sudah sesuai jadwal,” kata Kapolres Kendal, AKBP Yuniar Ariefianto, Kamis(5/8/2021).

Vaksinasi Merdeka Candi yang dilakukan di Stadion Kebondalem, polres Kendal melayani 2.000 warga Kendal baik umum maupun lewat komunitas dan organisasi Banser serta Kokam.

“Kita dapat pasokan dari Propinsi Jateng itu ada 590 vial yang kita alokasikan untuk Stadion Kebondalem, Puskesmas dan untuk yang dosis 2. Hari ini kita melayani 2000 orang yang divaksin dan mereka terlebih dulu telah mendaftar via onlie WA,” terangnya.

Yuniar juga tak segan-segan meminta pendapat serta saran dari masyarakat soal pelayanan yang dilakukan polres Kendal dalam Vaksinasi Merdeka Candi.

“Saya tanya beberapa peserta terkait pelayanan kami selaku penyelenggara Vaksinasi Merdeka Candi di Stadion Utama Kebondalem, alhamdulilah mereka puas dengan pelayanan yang kami berikan mulai dari pendaftaran hingga proses vaksin,” jelasnya.

Pendaftaran vaksinasi merdeka candi secara online yang menggunakan aplikasi WA mendapat respon positif dari Kapolri, Kapolda serta Gubernur Jawa Tengah karena dianggap sukses untuk menghindari kerumunan massa.

“Pendaftaran via WA ini mendapat respon dari Kapolri dan Kapolda Jateng, bahkan tadi pak Gubernur Jateng juga langsung video call dengan saya dan menyambut baik. Beliau juga sempat menanyakan kondisi antrian peserta vaksin dan saya jawab tidak ada kerumunan massa karena semua tertib dan terjadwal,” lanjutnya.

Kapolres Kendal juga membagikan ratusan minuman tradisional jamu sehat kepada peserta vaksin yang dimaksudkan agar peserta vaksin yang menunggu antrian, kondisi tubuhnya selalu prima dan sehat.

Tak hanya itu, Kapolres juga membagikan jamu sehat kepada tenaga Kesehatan.

“Tadi kami bagi-bagikan minuman berupa jamu sehat seperti beras kencur, kunir asem, jahe, jeruk segar kepada peserta vaksin dan tenaga kesehatan. Mereka menunggu kan juga lumayan lama, kasihan mereka tentunya haus. Lagian ini jamu sehat kan segar dan baik untuk tubuh kita bisa segar,” umgkapnya.

Selain dilayani tenaga kesehatan (Nakes) Bhayangkari Polres Kendal,  istri Kapolres Kendal , Ririn Yuniar Ariefianto juga ikut menjadi vaksinator.

Ririn Yuniar Ariefianto yang juga seorang dokter, tidak ragu menyuntikan vaksin astrazeneca kepada warga yang sudah terdaftar mendapatkan vaksin merdeka candi.

“Kebetulan isti saya seorang dokter dan dia mau jadi vaksinator. Tentunya dia (istri-red) sudah tidak ragu lagi untuk menyuntik orang.” tambahnya.  

Selain menjadi vaksinator dalam pelayanan vaksin merdeka candi ini,. Ketua Bhayangkari , Ririn Yuniar Ariefianto juga memberikan bantuan alat rapid antigen untuk tracer yang melayani vaksin di stadion Kebondalem Kendal.

“Istri saya yang juga Ketua Bhayangkari juga memberikan bantuan bderupa alat rapid antigen untuk tracer peserta vaksin. Setidaknya apa yang kami lakukan ini merupakan wujud pelayanan kami kepada masyarakat,” ujarnya.

Salah satu warga, Hamid Hamad yang mendapatkan vaksin merdeka candi mengaku mudah mendaftar lewat aplikasi dan sudah ditetapkan jadwal serta waktunya.

“Daftarnya mudah  sehingga tidak terlalu lama menunggu giliran, belum lagi jumlah pelayanan suntik vaksin yang banyak sehingga lebih cepat,” kata Hamid Hamad

Hamid merasa senang dengan pelayanan yang dilakukan polres Kendal dalam vaksinasi merdeka candi, selain mendapat penanganan yang cepat juga mendapatkan minuman segar jamu sehat.

“Senang juga vaksin disini, pelayanannya jelas mudah dan cepat. Udah gitu dapat minuman gratis jamu sehat dari pak Kapolres Kendal,” tambahnya.

Selain membuka pelayanan vaksin di stadion Kebondalem, vaksin merdeka candi juga dilayani setiap polsek dengan bekerjasama puskesmas setempat.

dutametro.com/Marsandi

Polres Jepara Gelar Vaksinasi Merdeka Candi, Hari Pertama Habiskan 4.360 Dosis || dutametro

Posted by: On August 05, 2021



Jepara ,dutametro.com. - Polres Jepara bersama Polsek  jajaran laksanakan Vaksinasi massal Merdeka Candi, acara tersebut berlangsung dibelakang halaman Polres Jepara. Kamis (5/8/2021).


Vaksinasi massal tersebut dilaksanakan secara serentak untuk seluruh Polres Polda Jateng dengan target 1.348.000 vaksin, sebagai hadiah di hari Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) pada tanggal 17 Agustus 2021.


Vaksinasi Merdeka Candi Polres Jepara dilaksanakan dengan menyasar warga yang belum mendapatkan suntikan vaksin seperti pekerja seni, Ormas, serta SPSI sebanyak 600 orang. diantaranya PSHT 150 orang, PP dan SPTI 200 orang, Lindu Aji 50 orang, PAMMI/Seniman  100 orang dan SPSI sebanyak 100 orang.


Dalam kegiatan tersebut juga di laksanakan woro woro untuk mensukseskan pelaksanaan Vaksin Merdeka Candi oleh Ki Dalang Purwanto sari Bandengan Jepara. 


"Untuk hari ini sasaran vaksinasi, Polres Jepara  600 Dosis dan Polsek Jajaran  3.760 Dosis" terang Kapolres Kapolres Jepara.



Vio Sari / Humas

Kapospol Bero Jaya Timur Gelar Monitoring dan Pendampingan Tracking Swab

Posted by: On August 05, 2021




Dutametro.com-Kapospol Bero Jaya Timur selaku Bhabinkamtibmas Polsek Tungkal Jaya Aipda Rudi Bintoro, Rabu, (04/08/21) Dari pukul 08.00 Hingga Pukul 11.00 Wib melaksanakan Monitoring dan Pendampingan Tracking Swab Antigen Kepada Warga Pedagang pasar Bero jaya timur. 

Pelaksanaan Swab antigen kepada para pedagang pasar Bero jaya timur di Lakukan oleh Tenaga Kesehatan yakni Kepala puskesmas Desa bero jaya timur Yesi A

S. S Tr. Kep beserta team puskesmas serta diikuti para pedagang sebanyak 31 orang. Hal ini di Lakukan guna mengantisipasi Dan mencegah adanya penularan Virus Corona 19.

Dalam kegiatan tersebut, turut hadir Camat Tungkal Jaya Bapak Sugeng Riyadi. Spd. Mm, Ibu Yesi A

S. S Tr. Kep(Kepala puskesmas Desa bero jaya timur.)beserta team, Dr.Tomi wibowo, Sertu Sukri

( Babinsa 401-04/Byl ), Kepala Pasar bero jaya timur Bapak Heri. 

Di sampai kan Kapolsek Tungkal Jaya IPTU Marwan, SH melalui Kapospol Bero Jaya Timur mengatakan bahwa pelaksanaan ini di Lakukan Tracking Swab Antigen untuk menghindari atau mencegah masuknya penyebaran Virus Corona dikalangan para pedagang Pasar. 

"Kita bersama Forkopimca Dan Team Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid melaksanakan Tracking Swab Antigen, Alhamdulilah semua nya Negatif"kata Kapospol Bero Jaya Timur saat di Liputan Tribratamubanews. 

Tak hanya itu, Kegiatan sosialisasi ini pun juga di Lakukan himbauan agar para pedagang pasar selalu mematuhi Prokes 5M, sehingga para pedagang Dan pengunjung Pasar Aman Dan terhindar Dari Virus Covid - 19. (Mira).

Kegiatan P4GN Serap ADD Rp 17, 620 juta Tanpa Panitia Pelaksana || dutametro

Posted by: On August 05, 2021



ACEH TAMIANG, dutametro.com - Kegiatan Pencegahan dan Pemberantasan Penyalagunaan dan Peredaraan Gelap Narkotika (P4GN) di 13 dari 15 desa dalam Kecamatan Kejuruan Muda, Aceh Tamiang, diduga dilaksanakan tanpa adanya panitia pelaksana. 



"Kegiatan P4GN yang dilaksanakan di 13 desa dalam wilayah Kecamatan Kejuruan Muda itu, menggunakan Alokasi Dana Desa (ADD) tahun 2021 senilai Rp 17, 620 juta per- desa. Anehnya hingga kini tidak diketahui siapa pelaksananya," terang sumber kepada wartawan, Kamis, (5/8/2021).



Sumber menambahkan, kegiatan P4GN yang diikuti 13 desa itu dilaksanakan di Aula Kantor Camat Kejuruan Muda, Rabu lalu, (4/8/2021), yang diikuti oleh 10 peserta dalam setiap desa. Padahal, lanjut sumber, data yang diperoleh dalam kegiatan itu harus diikuti 20 peserta dalam setiap desa. 



"Pelaksanaannya pun hanya dilakukan satu hari. Yakni setengah hari diikuti oleh tujuh desa, dan setengah hari lagi diikuti oleh peserta di enam desa. Semua cara yang dilaksanakan itu menyalahi petunjuk teknis (juknis) kegiatan, karena pelaksanaannya semestinya dilakukan satu hari dalam setiap desa," ungkap sumber. 



Kegiatan yang diikiuti oleh 13 desa itu, lanjut sumber, meliputi sosialisasi dan rapit tes urine. Namun setiap desa harus mengeluarkan dana dari Alokasi Dana Desa (ADD) senilai Rp 17,620 juta, berarti nilai secara keseluruahan untuk 13 desa, dana ADD yang terserap mencapai Rp 229,060 juta.



 "Angka yang sangat pantastis, dan perlu dicuriga mengapa untuk kegiatan sosialisasi dan rapit tes uraine setiap desa harus mengeluarkan dana ADD senilai Rp 17,260 juta. Dan saya meminta pihak penegak hukum mengusut kejanggalan penggunaan dana pada kegiatan tersebut," ujar sumber. 



Saling Menghidar dan Lepas Tangan



Terkait adanya kegiatan itu, Camat Kejuruan Muda, Aceh Tamiang, Rusni Devi Aryanti, dikonfirmasi wartawan, diruang kerjanya, Rabu (4/8/2021) tidak mengetahui pihak pelaksananya, dan ia menyatakan sebagai pihak menyedia tempat untuk kegitan tersebut. 



"Saya tidak tau siapa pelaksananya. Pihak kecamatan hanya memberikan fasilitas tempat untuk kegiatan itu. Kegiatan ini coba tanyakan saja kepihak Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung, Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (DPMK-PPKB) Aceh Tamiang," saran Rusni Devi Aryanti.



Sedangkan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung, Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (DPMK-PPKB) Aceh Tamiang, Mix Donal ketika dikonfirmasi Wartawan diruang kerjanya, Kamis (5/8/2021) juga tidak mengetahui pihak pelaksana kegiatan itu. "Saya tau ada kegiatan Sosialisasi narkoba, namun saya tidak mengetahui siapa pelaksananya," kata Mix Donal. 



Sementara itu, Kepala Seksi Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat (Kasi P2M) di Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Aceh Tamiang, Wan A Maulana dikonfirmasi wartawan, Kamis (5/8/2021) membantah pihaknya sebagai pihak pelaksana kegiatan itu. "Kami hanya dipercaya sebagai nara sumber dalam kegiatan tersebut. Yang menjadi panitia pelaksana tidak lain merupakan pihak desa itu," kilahnya. 



Sedangkan salah seorang Datok Penghulu di Kecamatan Kejuruan Muda, yang tak ingin disebut namanya, dikonfirmasi wartawan mengatakan kegiatan sosialiasi penyuluhan narkoba tersebut, diambil dari dana ADD tahun 2021, senilai Rp 17,620 juta, sudah distor oleh pihaknya pada bulan April 2021 kepada salah seorang oknum Pegawai Kantor Kecamatan Kejuruan, Aceh Tamiang.



"Kami hanya sebagai peserta dalam kegiatan tersebut. Dalam setiap desa persertanya sebanyak 20 orang. Kami hanya disuruh menyetor dana kegiatan itu senilai Rp 17,620 juta ke salah seorang oknum Pegawai Kantor Kecamatan Kejuruan Muda," beber Datok itu, yang enggan menyebutkan nama oknum pegawai tersebut.