Ticker

6/recent/ticker-posts














6/Sumatera Barat/hot-posts



Olahraga

6/Olahraga/hot-posts

Facebook


Sumatera Barat


Hot Widget

recent/hot-posts
Beri Semangat Prajurit TNI-Polri, Kapolri: Pengabdian Terbaik Kepada Bangsa dan Masyarakat di Papua  || dutametro

Posted by: On October 22, 2021



PAPUA, dutametro.com. - Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyapa sekaligus memberikan motivasi dan semangat kepada seluruh prajurit TNI-Polri yang bertugas menjaga kamtibmas di Papua, Jumat (22/10/2021).


Sigit menegaskan, seluruh personel TNI-Polri yang telah bekerja keras dan mengerahkan segala kemampuannya untuk untuk menjaga keamanan di Papua, adalah bentuk pengabdian terbaik seorang prajurit, bagi Bangsa, Negara dan rakyat Indonesia.


"Saya menyampaikan penghargaan kepada seluruh personel TNI-Polri yang tanpa lelah dan terus semangat bertugas di lapangan memberikan pengabdian terbaik kepada bangsa dan negara serta masyarakat," kata Sigit. 


Salah satu contoh kerja keras yang dilakukan oleh TNI-Polri, kata Sigit adalah, pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) ke-XX di Papua, yang berlangsung lancar dari segi keamanan. Sekaligus, aman dari segi kesehatan di tengah Pandemi Covid-19. 


"Alhamdulilah, semuanya berjalan dengan aman lancar dan juga hal-hal yang terkait dengan laju pertumbuhan Covid-19 semuanya berjalan dengan aman dan tidak terjadi lonjakan," ujar Sigit.


Mantan Kabareskrim Polri ini pun melihat bagaimana kerja keras anggota TNI-Polri yang terus bersinergi bersama dengan Dinkes dan relawan terkait dengan percepatan vaksinasi.


"Pada saat kegiatan pelaksanaan PON walaupun dihadiri penonton namun hanya terjadi 136 orang yang terpapar positif dan saat ini rata-rata hampir sebagian sembuh. Kita lihat satu minggu terakhir ini dibanding minggu lalu terjadi penurunan terhadap konfirmasi positif. Artinya seluruh jerih payah yang dilakukan rekan-rekan terkait dengan upaya mengendalikan laju covid berjalan dengan baik," ujar Sigit.


Lebih dalam, dari sisi pengendalian COVID-19, mantan Kapolda Banten ini juga mengapresiasi jajaran TNI-Polri yang mengamankan penyelenggaraan PON dari gangguan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).


Menurut Sigit, penyelenggaraan keberhasilan pengamanan event nasional di Papua, dapat menjadi cerminan bahwa Indonesia mampu menyelenggarakan event baik dalam negeri maupun internasional.


"Ini menunjukan di mata dunia, Indonesia di masa COVID-19 mampu menyelenggarakan event besar dengan penonton dan berjalan lancar dan aman. Itu semua bisa terjadi atas kerja keras rekan-rekan TNI-Polri, masyarakat dan elemen terkait untuk bagaimana mewujudkan PON berjalan dengan baik," tutur Sigit.


Selain itu, Sigit mengatakan bahwa penyelenggaraan PON ini menunjukan Indonesia mampu untuk melakukan langkah-langkah pengendalian penyebaran COVID-19.


Saat ini, kata Sigit, Indonesia berada di posisi nomor satu paling tinggi dalam menanggulangi COVID-19 di kawasan Asia Tenggara. Hal ini yang menurutnya harus dipertahankan.


"Terkait hal tersebut tentunya ke depan akan banyak event yang dibuka baik bersifat nasional maupun internasional. Oleh karena itu PON kemarin menjadi role model yang terus menerus kita pertahankan dan kita akan sambut untuk mempersiapkan event internasional berikutnya," papar Sigit.


Dalam pengamanan di Papua, Sigit pun mengingatkan jajaran TNI-Polri untuk tetap waspada meskipun pada penyelenggaraan PON kemarin berjalan aman.


Lebih jauh, Sigit menekankan, sinergitas dan soliditas TNI-Polri bersama stakeholder lainnya harus terus dipertahankan dan diperkuat lagi kedepannya. Menurutnya, keberhasilan sejauh ini dapat terjadi karena faktor strategis tersebut. 


"Berkat sinergisitas dan soliditas TNI-Polri serta dengan dukungan penuh dari seluruh masyarakat Papua. Kita berhasil menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Papua," ucap Sigit.


Tak hanya itu, Sigit menekankan soliditas dan sinergitas TNI-Polri harus dipertahankan demi menjaga kedaulatan negara dan Papua.


"Papua bisa maju, Papua bisa membangun dengan seluruh sumber daya yang ada, maka kuncinya adalah stabilitas terkait keamanan," tutup Sigit.

Wakapolda Sumbar tinjau Vaksinasi Massal di Mako Satbrimob Polda Sumbar  || dutametro

Posted by: On October 22, 2021



Padang, dutametro.com. - Wakapolda Sumbar Brigjen Pol Edi Mardianto, S.Ik. M.Si melakukan peninjauan gebyar vaksinasi di Mako Satbrimob Polda Sumbar, Jumat (22/10) pagi.


Vaksinasi massal ini diberikan kepada masyarakat secara gratis, baik untuk vaksin pertama maupun untuk vaksin yang kedua.


Komandan Satuan (Dansat) Brimob Polda Sumbar, Kombes Pol Joni Afrizal Syarifuddin, S.Ik mengatakan, pada pelaksanaan vaksinasi yang digelar pihaknya ini terlihat melebihi dari yang di targetkan. 


"Kami target vaksinasi kali ini sebanyak 600 orang, tapi kalau dilihat antusias masyarakat yang datang ini terlihat lebih dari target," katanya. 


Dalam kegiatan ini, Wakapolda Sumbar juga menyerahkan paket sembako secara simbolis kepada masyarakat yang melaksanakan vaksin, dan dilanjutkan dengan peninjauan ke lokasi vaksinasi.


Terlihat hadir Pejabat Utama Polda Sumbar, Camat Koto Tangah beserta Lurah Koto Tangah, Guru dan pelajar SMP 34 Koto Tangah dan masyarakat yang mendaftar untuk Vaksin Covid-19.(*)

Maknai Hari Santri, Ketua DPD RI Minta Pemerintah Tingkatkan Kepedulian Terhadap Pesantren || dutametro

Posted by: On October 22, 2021



JAKARTA ,dutametro.com- Peringatan Hari Santri Nasional, Jumat (22/10/2021), dimaknai begitu mendalam oleh Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti. 


LaNyalla meminta pemerintah meningkatkan kepedulian terhadap pondok pesantren. Sebab, kata LaNyalla, banyak pondok pesantren yang memerlukan perhatian dari segi fasilitas. 


"Saya mengucapkan selamat Hari Santri Nasional kepada seluruh santri di penjuru negeri. Saya meminta agar pemerintah meningkatkan kolaborasi dengan terus memberikan perhatian kepada kalangan santri dan lembaga-lembaga pondok yang belum dapat berkembang secara maksimal," kata LaNyalla. 


Senator asal Jawa Timur itu melanjutkan, Hari Santri Nasional tahun ini diperingati dengan jargon 'Santri Siaga Jiwa dan Raga'. 


Menurutnya, jargon ini merupakan identitas nasionalisme yang dimiliki para santri di seluruh Indonesia. 


"Para santri harus selalu siap siaga untuk menyerahkan jiwa dan raga guna membela Tanah Air, mempertahankan persatuan Indonesia, dan mewujudkan perdamaian dunia," ujarnya.


Sikap santri yang tertuang di dalam jargon tersebut bukan tanpa alasan. Menurut LaNyalla, sikap ini dimiliki santri sejak zaman sebelum bangsa Indonesia merdeka. 


"Sikap ini yang mengantarkan kalangan santri dan ulama berjuang mengusir penjajah. Komitmen yang membanggakan ini harus selalu menjadi kekuatan para santri di dalam eksistensinya membangun peradaban bangsa," tegasnya. 


Hanya saja, kehidupan santri di pondok-pondok pesantren banyak yang hidup dalam kondisi yang minim fasilitas. Banyak pondok-pondok pesantren yang butuh perhatian pemerintah dari segi fasilitas. 


"Utamanya hal-hal yang bersifat teknis, seperti masih minimnya fasilitas kesehatan dan akomodasi yang layak," ujar LaNyalla. 


Dikatakannya, masih banyak pondok pesantren tradisional yang memberikan pengajaran terhadap para santri dengan berbagai keterbatasan, selain minimnya fasilitas pendidikan berupa ketersediaan kitab-kitab, minimnya fasilitas pondokan serta sanitasi lingkungan. 


"Saya mendorong pemerintah untuk memberikan bantuan kitab-kitab klasik, dukungan terhadap bantuan fisik untuk kelayakan pondokan serta fasilitas kesehatan," kata dia. 


LaNyalla melanjutkan, penyakit yang umum diderita para santri di dalam pondok tradisional adalah gatal-gatal atau penyakit Scabies. "Penyakit ini banyak dialami oleh santri di seluruh Indonesia," tutur dia. 


Menurutnya, penyakit ini kemungkinan disebabkan oleh minimnya fasilitas pondok. 


"Pemerintah sudah selayaknya memikirkan dan mendukung pendidikan pondok untuk meningkatkan kualitas hidup para santri," kata dia.(***)

Letakkan Baru Pertama Pembangunan Kantor, AJI Padang: Ruang untuk Kepentingan Publik || dutametro

Posted by: On October 22, 2021




PADANG ,dutametro.com- Bekerja untuk kepentingan publik, jurnalis perlu terus memperbarui informasi dan pemahaman tentang berbagai perkembangan isu dalam masyarakat. Aliansi Jurnalis Independen (AJI) sebagai salah satu organisasi jurnalis perlu menyediakan kantornya sebagai ruang diskursus untuk kepentingan publik.


Hal tersebut disampaikan Ketua AJI Padang Aidil Ichlas dalam acara peletakan batu pertama pembangunan kantor organisasi ini, Jumat (22/10/2021). "AJI Padang ingin membangun kantor yang bisa menjadi tempat bersama bagi berbagai komunitas jurnalis dan komponen masyarakat sipil membicarakan kepentingan publik," katanya.


Acara peletakan batu pertama itu menandai dimulainya pembangunan kantor AJI yang terletak di Jalan Nusantara II, Gunung Pangilun, Padang. "Kita ingin, kantor yang dibangun di atas tanah AJI Padang ini bisa menjadi 'rumah bersama'," ujar Aidil.


Peletakan batu pertama dilakukan Ketua AJI Padang Aidil Ichlas, kemudian disusul perwakilan masyarakat sipil yang hadir. Antara lain, Direktur LBH Pers Padang Aulia Rizal, Dosen Universitas Andalas Charles Simabura, Direktur Pusat Studi Konstitusi Feri Amsari dan Pengurus Asosiasi Pers Mahasiswa (Aspem) Sumbar Fachri H. Jasril.


Sebelumnya, sejak resmi berdiri pada Januri 2005, kantor AJI Padang masih menyewa. Selama itu, kantor AJI Padang sudah jadi ruang bersama berbagai komponen masyarakat sipil. Bukan saja sebagai tempat diskusi dan berkumpul, tetapi juga sebagai kantor.


Ikut berkantor bersama AJI Padang sebelumnya, LBH Pers Padang, Perkumpulan Integritas dan Aspem Sumbar.


Direktur LBH Pers Padang Aulia Rizal berharap, kantor bersama ini, bisa segera terealisasi. "Menjadi salah satu rumah bersama bagi lintas entitas masyarakat sipil, menghidupkan dan menyuburkan gagasan bagi demokrasi dan kepentingan publik," katanya.


Charles Simabura mengatakan, bukan hanya institusi semata, AJI memiliki spirit menjaga jurnalisme tetap independen. "Spirit menjaga kerja jurnalisme adalah kerja-kerja kemanusiaan dalam rangka mengawal demokrasi dan menjaga daulat rakyat," tuturnya.


Keberadaan sekretariat, menurut Charles, hanya sebagai tempat. "Spiritnya bisa tersebar di mana-mana. Sekretariat ini adalah tempat bertemunya spirit-spirit itu," katanya.


Direktur PUSaKO Feri Amsari menuturkan, warga negara, negara hukum dan demokrasi membutuhkan jurnalis independen. 


"Tentu saja jurnalis membutuhkan wadah. Mudah-mudahan, kantor AJI Padang yang baru ini, bisa menjadi wadah dari mimpi-mimpi negara hukum. Melalui kantor ini, di masa yang akan datang, muncul informasi dan pemberitaan yang berpihak pada masyarakat banyak," katanya.


Pengurus Asosiasi Pers Mahasiswa (Aspem) Sumbar Fachri H. Jasril berharap pembangunan kantor berjalan lancar. "Bagi Aspem, AJI adalah rumah untuk pulang. Dengan adanya kantor ini, akan ada tempat berdiskusi soal pers dan banyak hal lainnya," katanya. 


Aidil Ichlas menambahkan, AJI Padang akan membangun kantor secara bertahap. "Untuk awal kami membangun dari tabungan AJI Padang. Kemudian kami akan membuka donasi publik, memberikan kesempatan kepada publik berpartisipasi dalam pembangunan ini dengan sistem yang kita sesuaikan dengan aturan organisasi AJI," ujarnya.


Aidil juga mengapresiasi pengurus AJI Padang periode-periode sebelumnya. "Terima kasih kepada para senior AJI yang sudah merintis membeli tanah dan memikirkan pentingnya punya sekretariat sendiri. Terima kasih juga kepada AJI Indonesia, kawan-kawan AJI di seluruh Indonesia dan kawan-kawan kami para jurnalis di Sumbar," katanya. (*)

Ratusan mahasiswa tergabung dalam Aliansi BEM- Sumbar kembali menyalurkan aspirasi kepada DPRD Sumbar || dutametro

Posted by: On October 22, 2021



Padang, dutametro.com - . Salah satunya tuntutannya masalah pemberantasan korupsi pemerintahan Jokowi- Amin. Berdasarkan informasi adanya dugaan penyalahgunaan wewenang kepala daerah di Sumatera Barat, namun belum ada kejelasannya. 


"Kita atas nama mahasiswa menuntut pemerintahan Jokowi - Amin bertegas dalam pemberantasan korupsi, khusus di Ranah Minang sesuai filosofi ABSSBK," ujar salah seorang orantor aksi Aliansi BEM Sumbar di DPRD Sumbar, Jumat, 22 Oktober 2021.


Ketua Komisi II DPRD Sumbar Arkadius Intan Bano politisi partai Demokrat,  Ketua Komisi V DPRD Sumbar Yusuf Abit politisi Partai Gerindra, Daswanto asal fraksi PAN DPRD Sumbar tampak menerima dan menandatangi tuntutan peserta aksi berlangsung damai dibawah rintisan hujan dan dikawal aparat kepolisian berjaga sejuk dan humanis.


Ketua Komisi II DPRD Sumbar Arkadius Intan Bano mengatakan, pihaknya mengapresiasi aksi mahasiswa, karena sebelum menyampaikan aspirasi melakukan shalat berjamaah. Sesuai filosofi Adat Basandi Syarak,  Syarak Basandi Kitabullah (ABSSBK).


"Kita akan menyampaikan tuntutan adek- adek mahasiswa kepada pimpinan DPRD Sumbar. Kita sudah mendapatkan arahan dan diketahui ketua DPRF Sumbar untuk menemui adek- adek dan kita akan memfasilitasi mahasiswa ketemuan dengan Ketua DPRD Sumbar, 3 November 2021," ujar Arkadius.


Menurut Arkadius, pihaknya mengapresiasi kepada polri dan Binda telah berkerjasama dalam mengawal dan mengamankan aksi mahasiswa berjalan damai dan lancar.

Bupati Banyumas Pimpin Hari Santri || dutametro

Posted by: On October 22, 2021

 


Banyumas -, dutametro.com. -Bupati Banyumas Ir Achmad Husein, memimpin upacara peringatan Hari Santri Nasional Tahun 2021 yang diadakan di Halaman Pendopo Sipanji Purwokerto, Jumat pagi. Hari Santri Nasional diperingati setiap tanggal 22 Oktober berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 22 Tahun 2015.


Mengingat masih, upacara hari santri tahun 2021 degelar secara terbatas, yang melibatkan 1 Tonsik, 1 Regu TNI, 1 Regu Polri, 1 Regu Santri dan Ormas Pemuda. Turut hadhir dalam upacara, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah dan pimpinan organisasi agama islam.


Bupati Banyumas meminpin upacara dengan menggunakan sarung, baju koko dikombinasi jas dan berpeci. Peserta yang bukan dari anggota TNI dan Plori pun telihat menggunakan pakaian khas santri bersarung berpeci hitam dan yang muslimah mengenakan kerudung putih. 


Upacara hari santri adalah merujuk pada tercetusnya resolusi jihad pada tanggal 22 Oktober, yang berisi fatwa kewajiban berjihad demi kemerdekaan Indonesia yang dalam perkembangannya menjadi awal terjadinya peristiwa heroik 10 November.


Pada Tahun 2021 ini, Hari Santri Nasional mengusung tema "Santri Siaga Jiwa Raga".

Bupati Banyumas Achmad Husein saat membacakan sambutan Menteri Agama mengatakan Hari Santri suatu bentuk pernyataan sikap yang tegas, santri Indonesia agar selalu siap siaga menyerahkan jiwa dan raganya untuk membela tanah air serta mempertahankan persatuan Indonesia.


Siaga jiwa, ungkap Bupati Banyumas Ahmad Husein, berarti santri tidak lengah menjaga kesucian hati dan akhlak, berpegang teguh pada akidah nilai dan ajaran Islam rahmatan lil alamin serta tradisi luhur bangsa Indonesia.


Jiwa santri hari ini memiliki peran untuk tidak akan memberikan celah masuknya ancaman ideologi yang akan mengancam persatuan dan kesatuan negara republik Indonesia.


Siaga raga berarti badan tubuh dan tenaga buah karya santri di dedikasikan untuk Indonesia. Oleh karena itu santri tidak pernah lelah dan terus berkarya untuk Indonesia"katanya


Bupati Banyumas Ahmad Husein juga mengungkapkan bahwa santri Indonesia mendapat kado menjelang Hari Santri Nasional, yaitu dengan ditekennya perpres no 82 tahun 2021 tentang pendanaan penyelenggaraan pesantren, peraturan Presiden ini secara khusus mengatur mengenai dana abadi pesantren yang dialokasikan untuk mengembangkan kualitas sumber daya manusia pendidikan pesantren.


"Mari para Santri kita mendoakan para pahlawan, terutama para ulama, kyai dan santri yang syahid di medan perang demi kemaslahatan bangsa dan agama," katanya(dik)

Pangkogabwilhan II  Kunjungi PT. GNI Morowali || dutametro

Posted by: On October 22, 2021

 


Morowali,dutametro.com. -

Disela-sela kunjungan kerja ke Kabupaten Morowali Pangkogabwilhan II Marsdya TNI Imran Baidirus, S.E dan rombongan melanjutkan kunjungan kerja ke PT. GNI  Kabupaten Morowali Utara. Jumat (22/10/2021)


PT. GNI merupakan perusahaan nikel yang beroperasi didesa Bunta Kecamatan Petasi Timur Kabupaten Morowali Utara Sulawesi Tengah, dengan menempati lahan seluas 2.000 Ha saat ini masih dalam tahap pembangunan.


Mirza Hairul M (Site Coordinator PT. SEI) dalam sambutanya menyampaikan Selamat datang kepada Bapak Pangkogabwilhan II beserta rombongan di PT. GNI, kami sampaikan bahwa PT. GNI baru berdiri 2 tahun dengan menempati luas lahan sekitar 2000 hektar dan luas jety 2 hektar yang masih dalam proses pembangunan, saat ini Karyawan PT. GNI Baru memcapai 3.672 TKI dan 900 TKA, Saat ini kami masih melaksanakan perekrutan Karyawan dengan Skil tertentu. Ujarnya


Lebih lanjut, Progres pembangunan di dalam kawasan sudah berjalan 50% saat ini kami masih membangun jalan akses dari jalan raya ke site PT. GNI dengan jarak tempuh 8 km dan kami masih terus melanjutkan percepatan pembangunan hingga 100%, Kami mengucapka terima kasih kepada TNI khususnya jajaran Korem 132/Tdl atas dukungan keamanan kepada PT. GNI dimana PT. GNI ini di masukan dalam Obyek Vital Nasional. tambahnya


Pada kesempatan yang sama, Marsdya TNI Imran Baidirus, S.E mengucapkan terimakasih  kepada PT.GNI dengan kehadirannya semoga dapat membuka peluang bagi masyarakat setempat khususnya pemuda untuk mendapatkan lapangan pekerjaan. 


Kepada seluruh elemen baik dari perusahaan, aparat keamanan dan masyarakat untuk saling menjaga keamanan baik disekitar perusahaan maupun lingkungan sekitar sehingga terjalin hubungan baik. ungkap Pangkogabwilhan II.


Setelah menerima paparan dari PT. GNI Pangkogabwilhan II Marsdya TNI Imran Baidirus, S.E melanjutkan peninjauan ke lokasi Smelter sebelum kembali ke Palu.


turut hadir dalam kegiatan tersebut, Brigjen TNI Farid Makruf, M.A (Danrem 132/Tdl), Brigjen TNI Muhammad Ali, S.H (Asintel Kaskogabwilahn II), Brigjen TNI Sachono, S.H,.MSi (Asops Kaskogabwilhan II), Brigjen TNI (Mar) Suwandi, S.A.P., M.M (Aspotwil Kaskogabwilahan II), Kolonel Tek M.Iwan Setiawan, S.M (Kormin Pangkogabwilhan II), Kolonel Marinir Marthin Luther Ginting M.Tr.Hanla (Danlanal Palu), Kolonel Arh Rahmat Santoso (Kasi Intel Korem 132/Tdl), Dr. dr. Delis J. Hehi, MARS, (Bupati Morowali Utara), Hj. Megawati Ambo Asa, S.IP (Ketua DPRD Kab.Morut), AKBP Ade Nuramdani. S.H.,S.I.K., M.M (Kapolres Morowali Utara), Mirza Hairul M (Site Coordinator PT. Sei).

Ini Bukti Sumatera Barat Mendukung Penuh Program SDI Bappenas || dutametro

Posted by: On October 22, 2021

 


Padang.dutametro.com


Dukungan terhadap Program Satu Data Indonesia (SDI), yang dikemas oleh kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) itu, dilahirkan dalam bentuk kesepakatan bersama yang ditanda tangani oleh seluruh kepala daerah yang ada di Provinsi Sumatera Barat, Jumat, 22 Oktober 2021, di Auditorium Gubernur Sumatera Barat.


Kegiatan diawali dengan menggelar rapat koordinasi yang dipimpin oleh wakil gubernur Sumatera Barat, Audy Joinaldy, dan selain seluruh kepala daerah tersebut, kegiatan juga dihadiri secara virtual oleh Kepala BPS RI, Margo Yuwono, serta Staf Ahli Bidang Pemerataan dan Kewilayahan Kementerian PPN (Bappenas) Oktoriadi.


Dalam sambutannya, Audy Joinaldy menyebutkan, dikemasnya program SDI oleh Bappenas, berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 39 Tahun 2019, yang mengatur bahwa pengumpulan data harus satu koordinasi, dimana Badan Pusat Statitstik (BPS) berperan selaku pembina data, Diskominfo sebagai wali data, serta OPD sebagai produsen data.


Dalam program yang terencana tersebut, SDI mengarah kepada terwujudnya tata kelola data yang baik, transparan dan akuntabel, dan data dapat sinergikan oleh pemerintahan pusat dan daerah. 


Berdasarkan dari pada itu, program yang juga mendukung  kesinambungan pembangunan nasional tersebut, sudah sepantasnya diapresiasi dan diimplementasikan oleh masing masing pemerintahan yang ada.


Sementara itu ucapan serupa juga disampaikan oleh walikota Solok, H.Zul Elfian Umar. Tepatnya pasca kegiatan dilaksanakan, orang nomor satu dikota beras tersebut mengatakan, bahwa program SDU merupakan kebijakan tata kelola data pemerintahan untuk meningkatkan data yang berkualitas, mudah diakses, dan dapat dibagipakaikan antar instansi pusat dan daerah.


Dalam kemasannya, seluruh data akan bermuara kepada satu portal resmi yang dimilki negara, yakni Portal SDI. Dan dalam sajian akan terbuka, transparan dan akuntabel.


Data yang dihasilkan oleh produsen data harus memenuhi beberapa prinsip dasar, diantaranya, memenuhi standar data, memiliki metadata, memenuhi kaidah interoperabilitas data, dan harus menggunakan kode referensi data induk, ungkap walikota Solok mengakhiri.


(Febri)

Curi Uang Korban Sehabis Ngamar, Residivis Curanmor di Sungai Lilin Diamankan Polisi

Posted by: On October 22, 2021




Habis Ngamar disalah satu Cafe ternama, ABASRI Alias CANDRA, 25, digiring Aparat Unit reskrim Polsek Sungai Lilin, Lantaran Pelaku mencuri Uang Korban. Kamis, 21/10/2021 subuh. 


Residivis Curanmor sungai lilin tahun 2020 ini tertunduk lesu dan tak berkutik setelah korban melaporkan nya ke Unit Reskrim Polsek Sungai lilin. 


Pelaku ini mengambil uang tabungan sebut saja ML, 36, dari dalam saku celana jeans pendek warna biru milik korban dibagian belakang kiri saat posisi tergantung dibalik pintu. 


"Untuk jumlah uang nya sebanyak Rp 2.846.000,- (Dua Juta Delapan Ratus Empat Puluh Enam Juta rupiah). Sudah kita amankan tersebut untuk barang bukti kita" Ujar Kapolsek Sungai Lilin AKP Zanzibar, SH mewakili kapolres muba Akbp Alamsyah Pelupessy, SH, S.ik, M.si saat dihubungin melalui telepon. Jumat, (22/10/21). 


Dijelaskan zibar, Habis Ngamar korban saat itu pergi kekamar mandi, sekembalinya korban melihat ada tercecer uang pecahan sepuluh ribu tergeletak di lantai kamar. 


"Habis dari kamar mandi tu aku tu curiga pak, ado duit Rp. 10.000,- tercecer. Nah, pas aku jingok kantong celana aku, ngak ada lagi uang ku pak. Kutanyo pelaku, dio malah ngomong dak tau pak" Ujar korban. 


Merasa kesal, korban melaporkan ke pemilik Cafe dan langsung menghubungi pihak Polsek. Setibanya, pelaku yang masih didalam kamar langsung digeledah anggota. Alhasil, uang milik korban ditemukan di dalam sarung tangan milik pelaku. 


"Residivis ini kita bawa ke mapolsek dan telah di akuinya. Kita kenakan pasal 363 dengan ancaman minimal 6 tahun penjara"kata Zibar.(Mira)

Ini Pesan Kapolres Pijay saat Pimpin Sertijab 6 Perwira JPU || dutametro

Posted by: On October 22, 2021



Pidie jaya,dutametro.com. -


Sebanyak Enam perwira di jajaran polres Pidie jaya lakukan Serah Terima Jabatan (SERTIJAB)

dipimpin langsung Kapolres setempat

diantaranya;

Kasat Binmas AKP.Ahmad Yani dimutasikan ke Kabagren Polres Aceh Timur,Iptu Ahmad Syukri.S.H jabatan sebelumnya Kaur Bin Opsnal Satbinmas Polres Bireuen diangkat ke Jabatan Baru sebagai Kasat Binmas Polres Pidie Jaya, kemudian Ipda.Mustafa Kamal.S.Pdi Yang sebelumnya Kapolsek Janka Buya sekarang menjabat sebagai Kasubbag Watpers Bag SDM Polres Pidie Jaya , Iptu Faisal, S.H Sebelumnya Kapolsek Bandar Dua kini menduduki Jabatan sebagai Kapolsek Jangka Buya, Iptu Syahril S.H sebelumnya menjabat sebagai Kapolsek Meurah Dua kini Dimutasikan menjadi Kapolsek Bandar Dua dan Ipda Indra Kusuma.S.E Sebelumnya Waka Polsek Seulimum Aceh besar kini menjabat Sebagai Kapolsek Meurah Dua,dihalaman

Mapolres Pidie jaya Jum'at 22/10/2021.


Kapolres Pidie jaya AKBP Musbag Ni'am

dalam sambutannya

mengucapkan

 terimakasih bagi pejabat lama dan selamat datang bagi pejabat yang baru.


“Untuk pejabat baru  selamat datang dan selamat bergabung,  jalin sinergi dengan seluruh eleman masyarakat demi menjaga situasi Kamtibmas yang kondusif,”

sementara yang menempati tempat baru selamat bekerja dan menyusuaikan diri dengan lingkungan sekitarnya.ujar Kapolres.


Dari pantauan jurnalis

Upacara pengambilan sumpah ke 6 perwira tersebut berlangsung sederhana dengan tetap menjaga Prokes dan peserta ucapacara terbatas.

(Herry)

Ketua DPRD Kendal Hadiri Sosialisasi Hak Atas Kekayaan Intelektual  || dutametro

Posted by: On October 22, 2021



KENDAL - JATENG,dutametro.com. -

Dinas Perindustrian, Koperasi dan UMKM Kabupaten Kendal, menggelar kegiatan Sosialisasi Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI). Bertempat di Aula Kecamatan Weleri Kendal, Kamis (21/10/2021) 


Kegiatan Sosialisasi berlangsung selama dua hari yakni Kamis dan Jumat, dibuka oleh Kepala Dinas Perindustrian, Koperasi dan UMKM Kabupaten Kendal, Drs. Kuncahyadi. Dihadiri oleh Ketua DPRD Kendal Muhammad Makmun, Anggota Komisi B DPRD Kendal Suroto, Camat Weleri Marwoto dan Narasumber dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Tengah. Sosialisasi ikuti oleh 20 pelaku usaha ekonomi kreatif maupun UMKM se-Kecamatan Weleri. 


Ketua DPRD Kendal Muhammad Makmun menyampaikan, pendampingan dan perlindungan terhadap produk-produk lokal dan unggulan UMKM di Kendal sangat diperlukan untuk memperkuat daya saing. Salah satu bentuk penguatan daya saing, yakni dengan perlindungan Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI) terhadap produk-produk lokal dan unggulan yang dihasilkan oleh para pelaku Industri Menengah Kecil (IKM) maupun UMKM di Kabupaten Kendal. 


"Kami mendorong Dinas Perindustrian, Koperasi dan UMKM untuk terus berinovasi dalam pendampingan terhadap teman-teman pelaku usaha ekonomi kreatif  maupun UMKM di Kabupaten Kendal agar mereka bisa lebih maju dan berkembang. Sehingga produk-produk lokal dan unggulan yang dihasilkan para pelaku usaha UMKM juga bisa memiliki daya saing dan bisa menghasilkan produk-produk  yang kreatif dan inovatif," jelas Makmun. 


Dengan kegiatan Sosialisasi ini, Makmun berharap para pelaku usaha ekonomi kreatif, IKM maupun UMKM di Kabupaten Kendal bisa berkembang lebih baik lagi, bisa terus berinovasi serta menjadi bagian yang bisa menopang dan menggerakan perekonomian di Kabupaten Kendal. 


Kepala Dinas Perindustrian, Koperasi dan UMKM Kabupaten Kendal, melalui Kasi Industri Kecil Menengah dan Aneka, Abdul Ghofur menjelaskan, manfaat HAKI bagi pelaku usaha UMKM yaitu mendorong pelaku usaha Industri Kecil Menengah (IKM) maupun UMKM untuk menghasilkan produk yang kreatif dan inovatif, menciptakan daya saing dengan produk-produk sejenis lainnya, menciptakan iklim kondusif dan persaingan usaha yang sehat. 


"Masih banyak pelaku usaha Industri Kecil Menengah (IKM) atau Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang masih belum tertarik untuk melindungi hasil karyanya atau produk unggulannya dengan HAKI. Bahkan masih banyak yang merasa kesulitan dalam pengurusan HAKI. Terkait hal itu, kami menggelar sosialisasi dengan maksud memberikan edukasi dan meningkatkan pemahaman mengenai arti pentingnya HAKI bagi IKM maupun UMKM. Serta bagaimana proses pengurusan memperoleh HAKI," terang Abdul Ghofur. 


Siti Aida (45) Koordinator UMKM Kecamatan Weleri menyampaikan, bahwa ada banyak produk lokal dan unggulan yang dihasilkan para pelaku usaha UMKM di wilayah Kecamatan Weleri yang perlu pendampingan dan perlindungan dengan memperoleh HAKI. 


"Sebagai contoh produk Kopi dari Desa Sambongsari Weleri dengan branded atau merk "NAIK KELAS" yang sudah sering dipesan oleh bapak Bupati Dico, kami telah bantu pengurusan PIRT dan Sertifikat Halalnya, dan sekarang sedang proses ke BPOM. Ada juga produk Jahe Instan bermerk SAKINAH dari Desa Bumiayu, yang juga telah kita bantu proses legalitasnya komplit sampai Sertifikat Halalnya," ungkap Siti Aida. 


Siti Aida menambahkan, melalui perlindungan HAKI, diharapkan produk-produk yang dihasilkan pelaku usaha ekonomi kreatif dan UMKM akan konsisten dalam kualitas dan bisa lebih berkembang. 

dutametro.com/Mrs

Pemkab Solsel bersilaturahmi dengan Solok Saiyo Sakato di Jakarta || dutametro

Posted by: On October 22, 2021



Solsel, dutametro.com --- Bupati Kabupaten Solok Selatan Provinsi Sumatera Barat H. Khairunas menyampaikan rasa bahagianya ketika bersilaturahmi dengan organisasi perantau Solok Saiyo Sakato di Jakarta atau yang dikenal dengan S3 tersebut.



Silaturahmi dan diskusi dengan organisasi perantau yang berasal dari Kab. Solok, Kota Solok, dan Kab. Solok Selatan tersebut, berlangsung akrab dan hangat di Sekretariat DPP S3 di Senen, Jakarta Pusat, Kamis (21/10/2021).



"Kami sangat bahagia dan bersemangat untuk hadir bersilaturahmi dengan para perantau S3 disini. Solok Selatan, Kota Solok, dan Kab. Solok tidak terpisahkan satu dan lainnya dan akan tetap bersatu," kata Bupati Khairunas.



Turut hadir Wakil Bupati Solok Selatan Yulian Efi, Ketua DPRD Zigo Rolanda, Sekdakab Syamsurizaldi, Asisten Perekonomian Putra Nusa, serta sejumlah Kepala OPD.



Di pihak S3, hadir Sekjen Solok Saiyo Sakato Edi Moeras mewakili Ketua Umum DPP S3 Firdaus Oemar yang berhalangan hadir, Dewan Pakar yang juga Wakil Ketua MUI Bidang Pengembangan Ekonomi Umat Dr. Fikri Bareno, Sekjen Dai Rantau Minang Darmilus, Jhoni Ersal Dt. Rajo Panghulu, serta sejumlah pengurus S3 lainnya.



Bupati turut menyambut baik ide wisata terintegrasi sebagaimana yang disampaikan Sekjen S3 dan perantau lain dalam silaturahmi tersebut.



Menurutnya, Solok dan Solok Selatan memiliki banyak potensi wisata yang jika diintegrasikan akan menjadi satu kawasan wisata terpadu antara 3 kabupaten/kota tersebut.



Dia menambahkan bahwa salah satu titik penekanan yang harus didorong untuk diperbaiki secara bersama-sama guna terwujudnya wisata terintegrasi tersebut, adalah perbaikan ruas jalan nasional yang berada di Kabupaten Solok, tepatnya antara Alahan Panjang dan Surian yang mengalami kerusakan parah, sehingga menyebabkan akses ke Solok Selatan pun ikut terganggu karena melewati ruas jalan tersebut.



"Kami sudah bertemu Bapak Gubernur, Bupati Solok, dan sebelum kesini pun siang tadi kami sudah bertemu dengan pejabat di Kementerian PU-PR, yang semuanya sebagai upaya mendorong perbaikan jalan nasional menuju Solok Selatan, termasuk memperbaiki kerusakan jalan di wilayah Kab. Solok," ungkapnya. 



Salah seorang perantau yang juga Sekjen Dai Rantau Minang Darmilus turut mendukung ide wisata terintegrasi antara tiga kabupaten/kota yang dulunya berada dibawah satu wilayah administratif Kabupaten Solok tersebut. Apalagi Solok Selatan juga dikenal dengan banyak potensi wisatanya.



"Wisata untuk Sumbar Bagian Selatan (Solok Selatan, Solok, Dharmasraya, dll) perlu terus kita wacanakan untuk dikembangkan, dan tidak mengandalkan wisatan di Sumbar Bagian Utara saja (Bukittinggi, dll). Apalagi Solok Selatan juga dikenal memiliki banyak potensi wisata. Bahkan jalur sungai untuk wisata arung jeramnya pun terkenal terbaik di dunia," tukasnya mengapresiasi. (Met)

Bupati Khairunas Bahas Berbagai Hal Terkait Pembangunan Infrastruktur dengan Dr. Rildo || dutametro

Posted by: On October 22, 2021



Solsel, dutametro.com --- Guna mendorong percepatan berbagai sektor pembangunan di Solok Selatan, Bupati Solok Selatan H. Khairunas dan Wakil Bupati Yulian Efi, dalam berbagai kesempatan terus berupaya dalam merealisasikan percepatan tersebut.



Kali ini, Bupati dan Wakil Bupati Yulian Efi, Ketua DPRD Zigo Rolanda, Sekdakab Syamsurizaldi, Asisten Perekonomian Putra Nusa, dan sejumlah Kepala OPD melakukan pertemuan dan diskusi bersama Staf Khusus Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Bidang Hukum, Dr. Rilda Ananda Anwar, di Jakarta, Kamis (21/10/2021).



Berbagai hal dibicarakan dalam pertemuan tersebut. Diantaranya terkait Ruas Jalan Nasional ke Solok Selatan yang mengalami kerusakan parah antara Alahan Panjang dan Surian, peningkatan dan pelebaran jalan antara Muara Labuh dan Padang Aro, serta Ruas Jalan Taluak Air Putih - Simpang PB - Sungai Rumbai.



Kemudian pertemuan juga membahas beberapa pekerjaan pusat di Solok Selatan, diantaranya Lanjutan Pekerjaan Normalisasi Batang Suliti dan Batang Bangko, Tempat Pembuangan Sampah (TPA) di Jujutan, Bedah Rumah, Revitalisasi Kawasan Saribu Rumah Gadang yang belum juga diserahterimakan, dan berbagai persoalan lainnya.



"Nanti kita bantu memonitor usulan-usulan yang disampaikan kepada PUPR," ujar Rildo yang juga merupakan Ketua Umum Ikatan Masyarakat Solok Selatan (IKAMASS) dan Ketua Umum PB. Persatuan Lapangan Tenis Indonesia (PELTI) tersebut.



Untuk pekerjaan-pekerjaan yang masih belum selesai, seperti halnya TPA Sampah di Jujutan, Rildo mengatakan akan melakukan pengecekan sampai dimana rencana kelanjutan pembangunan tersebut.



Dalam kesempatan tersebut, secara khusus Rildo juga mengapresiasi sinergitas antara eksekutif dengan legislatif di Solok Selatan.



"Alhamdulillah Bupati dan DPRD nya bisa bersinergi dengan baik. Pesan saya selanjutnya, buatlah perencanaan pembangunan dan jalankan tata kelola pemerintahan dengan sebaik-baiknya, agar dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat," tutup Dr. Rildo. (Met)